Cara Roman Abramovich Pecat Frank Lampard: Diajak Sarapan, Diskusi, Lalu Dipecat
Asad Arifin | 26 Januari 2021 11:35
Bola.net - Roman Abramovich akhirnya memilih memecat Frank Lampard dari posisi manajer Chelsea. Abramovich hanya butuh waktu selama 30 menit, sembari menikmati sarangan, untuk kemudian memecat manajer berusia 42 tahun.
Indikasi pemecatan Lampard sudah terdengar menjelang awal pekan ini. Sebelumnya, Lampard mendapat 'perpanjangan waktu' tiga pertandingan untuk menyelamatkan karier di Chelsea.
Namun, manajemen klub tak sabar karena Chelsea akan menghadapi babak 16 besar Liga Champions. Manajemen tak yakin Lampard bisa mengatasinya sehingga opsi pemecatan dilakukan.
"Chelsea hari ini telah berpisah dengan pelatih kepala Frank Lampard. Ini merupakan keputusan yang sangat sulit, dan bukan keputusan yang dianggap enteng oleh pemilik dan Dewan," kata Roman Abramovich di situs resmi klub.
Sarapan Dulu, Lalu Dipecat
Frank Lampard mendapat panggilan untuk bertemu manajemen klub, Senin (25/1/2021) pukul 09.00 waktu London. Pada saat yang sama, sesi latihan Chelsea ditiadakan. Ini menandakan pertemuan tersebut serius.
Lampard dipanggil untuk sarapan pagi, setelah Roman Abramovich memutuskan bahwa karier mantan gelandang the Blues itu tidak dapat diselamatkan.
Saat itu, Chairman klub, Bruce Buck dan direktur Marina Granovskaia sudah diberi tahu bahwa Lampard sudah selesai.
Abramovich membuat keputusan untuk memecat Lampard. Ia mengaku tidak melihat tanda-tanda perbaikan meski Chelsea baru saja menang atas Luton di Piala FA. Abramovich tetap tak puas dengan penampilan Chelsea yang datar dan tegang.
Pertemuan yang Dingin dalam 30 Menit
Lampard, yang telah bersiap untuk berangkat ke tempat latihan di Cobham ketika dia menerima panggilan itu, tahu apa yang akan terjadi ketika dia tiba.
Tidak ada suara marah dalam percakapan dengan manajemen klub. Pertemuan selama setengah jam itu suram dan sedih ketika Lampard diberitahu bagaimana Abramovich mengambil keputusannya.
Staf kepelatihan Lampard juga dihubungi oleh manajemen klub terkait kabar pemecatan itu.
Manajemen Chelsea sudah tak yakin dengan Lampard setelah kekalahan dari Arsenal pada Boxing Day. Kekalahan ketiga Chelsea dalam empat pertandingan juga dipandang sebagai bukti nyata bahwa ada sesuatu yang salah.
Abramovich awalnya masih menunda untuk memecat Lampard karena hubungan baik dan status legendarisnya sebagai pencetak gol terbanyak klub. Namun, miliarder asal Rusia itu pun terpaksa mengambil keputusan pemecatan.
Sumber: The Sun
Disadur dari Bola.com (Penulis: Wiwig Prayugi, 26 Januari 2021)
Baca Ini Juga:
Maaf Chelsea, Tuchel Bukan Guardiola atau Klopp
Pemecatan Frank Lampard adalah Bukti Bahwa Chelsea Tidak Pernah Belajar
Prediksi Gary Neville: Thomas Tuchel Cuma Bertahan Dua Tahun di Chelsea
4 Perkiraan Formasi Chelsea di Bawah Komando Thomas Tuchel
Beda Kisah Frank Lampard dan Ole Gunnar Solskjaer, Cuma Soal Pemberian Waktu Saja
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















