Cerita Kai Havertz Soal Proses Adaptasinya di Chelsea yang Sempat Berjalan Lambat
Ari Prayoga | 11 Oktober 2021 04:40
Bola.net - Bintang Chelsea, Kai Havertz menceritakan tentang proses adaptasinya di lingkungan baru setelah bergabung dengan skuad The Blues pada musim panas tahun lalu.
Chelsea merekrut Havertz dengan biaya transfer yang tidak murah. The Blues harus merogoh kocek mereka sedalam 70 juta poundsterling untuk menggaet Havertz dari Leverkusen.
Di awal musim lalu, Havertz sempat kesulitan untuk nyetel di skuad Chelsea. Pemain internasional Jerman itu pun sempat dihantam kritik tajam dari banyak pihak.
Secara perlahan Havertz mampu menunjukkan performa terbaiknya dan hingga kini ia tercatat sudah mencetak 10 gol dalam 54 penampilan bersama Chelsea di semua kompetisi.
Cerita Kai Havertz
Havertz mengakui bahwa dirinya baru bisa merasakan lebih mudah beradaptasi dengan sepak bola Inggris setelah enam bulan berada di skuad Chelsea.
“Tentu saja Anda terbiasa ketika Anda memainkan beberapa laga, ketika Anda memiliki beberapa pertandingan, ketika Anda berada di sini di Inggris selama beberapa bulan,” ujar Havertz di laman resmi Chelsea.
“Ini adalah jenis sepak bola yang berbeda, tetapi saya pikir Anda akan terbiasa dan itu sama untuk saya. Setelah enam bulan lebih mudah bagi saya dan kemudian saya beradaptasi dengan sangat baik," imbuhnya.
“Saya merasa sangat baik di lapangan dan Anda lebih santai di lapangan untuk bermain. Kemudian, tentu saja, itu menjadi sedikit lebih baik dan sekarang saya sudah terbiasa dan saya merasa sangat baik." tukasnya.
Tak Lagi Terbebani Ekspektasi Tinggi
Lebih lanjut, Havertz juga mengakui bahwa label harga tinggi yang tersemat dalam transfernya memang menjadi beban tersendiri. Namun, hal itu menjadi lebih ringan seiring berjalannya waktu.
“Bermain dengan insting selalu menjadi salah satu kekuatan saya di masa lalu, untuk hanya bermain sepak bola di lapangan dan tidak terlalu memikirkan banyak hal," tutur Havertz.
“Saya juga merasa ketika Anda datang ke sini dengan label harga di kepala Anda, semua orang mengharapkan Anda bermain sangat bagus, dan jika Anda tidak bermain sangat bagus, mereka mulai berbicara. Tapi setelah enam bulan itu menjadi lebih baik.” tandasnya.
Sumber: Chelsea FC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











