Cerita Sukses Enzo Maresca: Belajar dari Para Legenda
Editor Bolanet | 12 Juni 2025 09:59
Bola.net - Enzo Maresca menjadi salah satu pelatih Italia terbaru yang sukses berkarier di luar negeri. Di musim pertamanya bersama Chelsea, ia berhasil membawa The Blues meraih gelar UEFA Conference League dan lolos ke Liga Champions.
Prestasi ini bahkan lebih cepat dari target yang ditetapkan manajemen Chelsea. Maresca mengaku senang bisa memenuhi ekspektasi klub dalam waktu singkat.
Kesuksesannya tak lepas dari pembelajaran yang ia dapat dari para legenda seperti Marcello Lippi, Josep Guardiola, dan Johan Cruyff. Masing-masing memberikan pengaruh besar dalam filosofi kepelatihannya.
Bagaimana Maresca mengombinasikan semua pelajaran tersebut? Simak artikel lengkapnya berikut ini Bolaneters!
Pelajaran Berharga dari Legenda

Maresca mengawali karier kepelatihannya sebagai asisten pelatih untuk Vincenzo Montella, Manuel Pellegrini, dan Pep Guardiola. Pengalaman ini membentuk dasar filosofi permainannya.
Salah satu kutipan Johan Cruyff menjadi pedoman utamanya dalam melatih. Bahkan, ia memajang kutipan tersebut di dinding ruang ganti Chelsea dan Leicester City.
"Saat bermain, statistik membuktikan pemain hanya menguasai bola rata-rata 3 menit. Apa yang Anda lakukan selama 87 menit tanpa bola? Itulah yang menentukan apakah Anda pemain bagus atau tidak," ujar Maresca mengutip Cruyff.
"Pemain harus paham kutipan ini. Ini tidak mengecilkan arti talenta, tapi menekankan bagaimana Anda tetap berguna meski jarang memegang bola," jelasnya.
Pengaruh Lippi dan Guardiola dalam Karier Maresca

Marcello Lippi menjadi sosok yang paling memengaruhi Maresca dalam hal motivasi individu. Kemampuan Lippi berbicara dengan pemain secara personal sangat ia kagumi.
Sementara itu, latar belakangnya sebagai bagian dari "sekolah" Guardiola menjadi alasan Chelsea merekrutnya. Maresca ingin terus berkembang bersama tim.
"Lippi adalah guru terbaik dalam hal motivasi individu. Kemampuannya berbicara dengan setiap pemain dan memotivasi mereka secara personal sangat luar biasa. Saya mencoba meniru contohnya. Saya berusaha," ungkap Maresca.
"Chelsea memilih saya karena mereka yakin saya bisa berkembang bersama tim, karena performa saya bagus, dan tentu karena saya berasal dari sekolah sepak bola Guardiola," tambahnya.
Fokus pada Pengembangan Pemain Muda
Maresca sangat memahami pentingnya pemain muda, berkat pengalamannya melatih tim U-23 Manchester City. Kini di Chelsea, ia berkesempatan mengembangkan bakat seperti Cole Palmer.
Ia juga membela mantan bosnya, Guardiola, yang sempat mengalami kesulitan musim ini. Menurut Maresca, Guardiola tetap pelatih terbaik yang ia kenal.
"Lihat Cole Palmer. Dulu di tim muda City, saya harus mengembangkan bakat super seperti dia. Sekarang di Chelsea, saya menikmati bakat luar biasa. Setiap hari, saya berusaha meningkatkannya," kata Maresca.
"Setelah delapan musim luar biasa, wajar jika Guardiola mengalami setengah musim kurang baik. Ada yang meragukannya? Saya biasalah, karena pernah bekerja bersamanya. Saya melihat sepak bola melalui matanya," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
LATEST UPDATE
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



