Chelsea 1 vs 0 Manchester City: Ini Kunci Sukses The Blues
Yaumil Azis | 18 April 2021 11:35
Bola.net - Chelsea sukses meraih tiket ke partai puncak Piala FA 2020/2021. Dalam Semifinal Piala FA 2020/2021, yang dihelat di Wembley Stadium, Sabtu (17/04), The Blues sukses mengalahkan Manchester City dengan skor 1-0.
Dalam pertandingan ini, satu-satunya gol yang terjadi dicetak Hakim Ziyech pada awal babak kedua setelah menerima umpan dari Timo Werner.
Pada pertandingan ini, sejatinya, Chelsea sama sekali tak dominan dibanding lawannya. Untuk urusan penguasaan bola mereka kalah. Sepanjang laga, menurut laman Whoscored, Chelsea hanya memiliki penguasaan bola sebesar 44,6%. Sementara, City mencatatkan penguasaan bola sebesar 55,4%.
Bukan hanya soal penguasaan bola, urusan tembakan yang dilepas sepanjang laga pun, statistik Chelsea inferior. Sepanjang pertandingan, menurut catatan laman Whoscored, Chelsea hanya melepas lima tembakan. Bandingkan dengan City melepas sebelas tembakan.
Dengan sejumlah catatan inferior tersebut, apa yang membuat Chelsea justru meraih kemenangan pada laga ini? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Benteng The Blues Tak Tertembus
Dalam pertandingan ini, para penggawa Chelsea menunjukkan pertahanan yang efektif. Mereka mampu menjauhkan para penggawa Manchester City dari jantung pertahanan.
Laman Whoscored mencatat, para penggawa Chelsea melakukan 13 blok pada laga ini. 10 dari 13 blok ini dilakukan para pemain The Blues di luar kotak penalti untuk mencegah final pass penggawa City ke area penalti mereka. Sementara, tiga blok lainnya dilakukan Thiago Silva dan kawan-kawan untuk menahan tembakan penggawa City.
Efektifnya pertahanan Chelsea ini juga berpengaruh terhadap terpilihnya Thiago Silva sebagai pemain dengan rating tertinggi pada laga ini versi Whoscored.
Sepanjang laga, Silva -yang mendapat nilai 7,61 ini- melakukan satu takling, dua intersep, tujuh sapuan, dan satu blok.
Peluang Chelsea Lebih Berkualitas
Secara kuantitas, City lebih unggul dalam jumlah tembakan yang dilepas. Sepanjang laga, anak asuh Pep Guardiola ini melepas sebelas tembakan. Sementara, Chelsea hanya melepas lima tembakan.
Secara kualitas total peluang yang dimiliki, City pun unggul jauh dari Chelsea. Laman Footystats mencatat bahwa City memiliki nilai expected goals (xG) sebesar 1,53. Sementara, nilai xG anak asuh Thomas Tuchel hanya berada di level 0,87.
Namun, jangan lupa. Nilai xG tersebut merupakan total dari nilai xG dari tembakan yang dilakukan selama pertandingan. Artinya, nilai 1,53 merupakan akumulasi xG City dari sebelas tembakan. Sementara, 0,87 merupakan akumulasi xG Chelsea dari lima peluang mereka.
Jika dihitung rata-rata, tampak bahwa sejatinya Chelsea yang memiliki peluang lebih bagus. Rata-rata peluang Chelsea memiliki xG sebesar 0,174. Sementara, peluang City rata-rata memiliki nilai xG sebesar 0,1275.
Penyelesaian Akhir City Melempem
Menang jumlah peluang ternyata tak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para penggawa City. Dari sebelas peluang yang dimiliki, lima di antaranya off target.
Yang paling mengenaskan, empat dari lima peluang off target ini terjadi di dalam kotak penalti Chelsea. Padahal, secara total, mereka hanya mampu memiliki enam peluang di kotak penalti The Blues.
Salah satu peluang yang gagal dimanfaatkan tersebut adalah sundulan Ruben Dias pada menit 68. Padahal, secara nilai xG, peluang ini adalah peluang City paling berkualitas sepanjang laga.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
Pemenang dan Pecundang dari Laga Chelsea vs Manchester City: Mendy Ampas, Werner Semakin Cihuy
Jumlah Assist Lebih Banyak Dari Gol, Timo Werner: No Problemo!
Dua Kiat Chelsea Kalahkan Man City: Bertahan dan Serangan Balik
Ramai-Ramai Memuji Pertahanan Chelsea Era Thomas Tuchel: Brilian!
Soal Gol Hakim Ziyech, Bos Chelsea: Perfecto!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




