'Chelsea, Arsenal dan Tottenham Pernah Minati Sterling'
Editor Bolanet | 20 Oktober 2014 16:54
- Pelatih tim muda , Steve Gallen mengungkapkan bahwa , dan membuang peluang untuk mendatangkan Raheem Sterling muda meskipun ketiga tim itu tertarik kepadanya.
Seperti diketahui, Sterling merupakan pemain didikan QPR sebelum dicomot Liverpool pada Februari 2010 oleh pelatih Liverpool saat itu, Rafael Benitez.
Dan diungkapkan Gallen bahwa sebelum bergabung dengan Liverpool, Sterling terlebih dahulu diminati tiga klub London di atas. Namun ketiganya dinilai terlalu banyak pertimbangan dan tak serius dengan minat mereka, sehingga Sterling pun akhirnya memutuskan gabung Liverpool.
Arsenal, Chelsea dan Spurs, mereka semua tahu tentang Sterling. Tapi keinginan mereka terlalu kecil, dan terlalu banyak alasan pertimbangan, ujarnya.
Ditambahkan Gallen, dirinya sejatinya telah membujuk Sterling untuk bertahan di QPR. Bukan itu saja, Gallen juga menggoda Sterling dengan memasukkannya dalam pemain cadangan QPR.
Saat itu, saya ingin dia bertahan di QPR. Saya menawarinya posisi pemain cadangan untuk memberinya debut pada usia 15 tahun sehingga dia berasa dia cepat diincar. Tapi dalam suatu pertemuan setelah latihan, Sterling berkata bahwa dia harus pergi, tambahnya.
Saya bisa melihat bagaimana dia benar-benar marah dan saya berpikir saya tak bisa melakukan apapun. Jadi kami setuju untuk melihat tawaran. Dan saat ini, saya bisa melihat bahwa keputusannya untuk pergi adalah tepat, tandasnya.[initial]
(sm/dzi)
Seperti diketahui, Sterling merupakan pemain didikan QPR sebelum dicomot Liverpool pada Februari 2010 oleh pelatih Liverpool saat itu, Rafael Benitez.
Dan diungkapkan Gallen bahwa sebelum bergabung dengan Liverpool, Sterling terlebih dahulu diminati tiga klub London di atas. Namun ketiganya dinilai terlalu banyak pertimbangan dan tak serius dengan minat mereka, sehingga Sterling pun akhirnya memutuskan gabung Liverpool.
Arsenal, Chelsea dan Spurs, mereka semua tahu tentang Sterling. Tapi keinginan mereka terlalu kecil, dan terlalu banyak alasan pertimbangan, ujarnya.
Ditambahkan Gallen, dirinya sejatinya telah membujuk Sterling untuk bertahan di QPR. Bukan itu saja, Gallen juga menggoda Sterling dengan memasukkannya dalam pemain cadangan QPR.
Saat itu, saya ingin dia bertahan di QPR. Saya menawarinya posisi pemain cadangan untuk memberinya debut pada usia 15 tahun sehingga dia berasa dia cepat diincar. Tapi dalam suatu pertemuan setelah latihan, Sterling berkata bahwa dia harus pergi, tambahnya.
Saya bisa melihat bagaimana dia benar-benar marah dan saya berpikir saya tak bisa melakukan apapun. Jadi kami setuju untuk melihat tawaran. Dan saat ini, saya bisa melihat bahwa keputusannya untuk pergi adalah tepat, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
Liga Inggris 5 Juni 2026, 12:08
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















