Chelsea Belum Juga Menang, Taktik Lampard Dikritik Bak Bola Basket
Richard Andreas | 20 Agustus 2019 13:00
Bola.net - Frank Lampard diminta mengubah taktiknya jika ingin membawa Chelsea memetik kemenangan. Taktik Chelsea pada tiga laga awal musim ini tampak seperti taktik bola basket.
The Blues sudah melewati tiga laga di awal musim 2019/20 ini tanpa kemenangan. Teranyar, Chelsea hanya bisa bermain imbang 1-1 dengan Leicester City pada pekan kedua Premier League, Minggu (18/8/2019) malam WIB.
Permainan Chelsea belum benar-benar maksimal di bawah pelatih baru, Frank Lampard. Gaya bermain The Blues memang lebih intens jika dibandingkan dengan era Maurizio Sarri, tapi masih sulit mencetak gol.
Sebab itu, Lampard dipercaya harus mengubah taktiknya. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Seperti Bola Basket
Analis Premier League, Jamie Carragher menyoroti kelemahan tebesar pada taktik Lampard. Permainan The Blues tampak kurang rapi, ada begitu banyak celah yang bisa dimanfaatkan tim lawan.
"Rasanya seperti menonton pertandingan bola basket. Gagasan Frank jelas, cara yang biasa digunakan tim-tim top, permainan yang ingin diterapkan pelatih top," buka Carragher kepada Sky Sports.
"Orang-orang mengkritik Chelsea bermain terlalu naif dan sering kesulitan mengatasi serangan balik, mereka tidak punya organisasi permainan."
Kurang Menekan Lawan
Carrahger menuding permainan Chelsea seperti bola basket karena reaksi skuad begitu kehilangan bola. Skuad The Blues hanya bisa buru-buru mundu ke belakang tanpa mencoba merebut bola secepat mungkin.
"Mereka terus kesulitan menghadapi serangan balik. Saya kira para pemain tidak perlu menerapkan sepenuhnya perintah pelatih. Gunakan otak anda. Ada celah besar di tengah lapangan," imbuh Carragher.
"Terlalu mudah bagi Leicester untuk keluar [dari tekanan Chelsea], karena itulah sangat mirip dengan bola basket. Sesungguhnya, Chelsea mungkin saja kalah pada laga itu," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Belum Pernah Menang, Chelsea Dinilai Punya Gaya Progresif
- Nasib Lampard Ada di Tangan Pemain-Pemain Senior Chelsea
- Punya Satu Kelemahan Ini, Chelsea Diprediksi Gagal Tembus Empat Besar
- Setelah Tammy Abraham, Kini Paul Pogba yang Jadi Korban Rasisme di Media Sosial
- Chelsea Beruntung Imbang Lawan Leicester City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







