Chelsea Bukan Brighton, Graham Potter Harus Pikirkan Sepak Bola yang Menang
Abdi Rafi Akmal | 21 September 2022 14:48
Bola.net - Banyak yang memuji kinerja Graham Potter selama jadi juru taktik di Brighton. Di tengah banyak harapan sang manajer bisa melakukan yang sama di Chelsea, Rafael Benitez memperingatkan bahwa tekanan yang dihadapi bakal berbeda.
Benitez pernah merasakan jadi pelatih di sejumlah klub besar, Chelsea salah satunya, dari tahun 2012 hingga 2013. Sedangkan Potter baru pertama ini menjajal kursi kepelatihan di klub besar.
Benitez menjelaskan bahwa tekanan dan tuntutan yang dihadapi sebagai manajer di klub besar, khususnya di Chelsea akan lebih besar daripada di Brighton. Potter tidak bisa menganggap Chelsea adalah Brighton karena keduanya jelas-jelas berbeda.
Potter disarankan untuk tidak berleha-leha. Satu kekalahan masih bisa ditoleransi di Brighton, tetapi tidak di Chelsea. Oleh sebab itu, Benitez menganjurkan agar Potter memikirkan cara untuk segera menang bersama Chelsea.
Beda dengan Tim Papan Tengah

Menurut Benitez, Brighton merupakan salah satu tim yang berada di zona nyaman. Finis di papan tengah, entah itu lebih tinggi atau lebih rendah dari musim lalu rasanya akan sama saja.
“Saya ambil contoh Getafe. Ada terlalu banyak tim seperti Getafe di zona nyaman,” ujarnya kepada Sky Sports.
“Apa bedanya jika mereka finis di peringkat 10 atau 11? Tidak ada. Begitu pula tidak akan ada bedanya antara finis di peringkat 8 atau 15.”
Sepak Bola yang Menang

Begitu tiba di Chelsea, Benitez memperingatkan bahwa sepak bola yang dipuji adalah sepak bola yang menang. Tanpa kemenangan, sebagus apapun prosesnya seperti yang dilakukannya di Brighton tetap tidak akan berguna.
“Selama di Brighton, dia bisa saja memainkan gaya main yang dia inginkan. Jika kalah tidak masalah karena masih ada pertandingan berikutnya,” ujarnya.
“Tapi dia harus menang di sini. Sekarang Anda tidak bisa memainkan sepakbola yang bagus selama enam bulan dan tidak memenangkan apa pun.
Bersaing di Papan Atas

Sementara itu, Chelsea wajib bersaing di papan atas. Standarnya menurut Benitez adalah berada di empat besar, bahkan menjadi kandidat juara.
“Dia harus berada di empat besar, dia harus menantang untuk trofi. Ini adalah beban lain. Para penggemar akan menuntut,” ucap dia.
"Anda harus menang, Anda harus bersaing dengan Manchester City, Liverpool, Manchester United, Arsenal, dan Tottenham.”
Klasemen Premier League 2022/2023
Sumber: Sky Sports
Bacaan Menarik Lainnya:
Raphael Varane: La Liga Lebih Teknis, Premier League Lebih Banyak Serangan Balik
Bintang Muda Manchester United Bela Harry Maguire, Sebut Para Pengkritiknya Sebagai Idiot
Pahit! Begini Cerita Pulisic Merasa Dibodohi Tuchel
Piala Dunia 2022 Dianggap Sebagai Biang Penurunan Performa Liverpool, Van Dijk: Enggak lah
Begitu Kenal Guardiola, John Stones Langsung Merasa Gak Paham Bola!
Bukan Tim Lembek, Arsenal Sekarang Semakin Dewasa!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














