Chelsea Diklaim sebagai Tim yang Lebih Kuat Tanpa Kai Havertz, Setuju?
Aga Deta | 22 Desember 2020 15:09
Bola.net - Mantan pemain Liverpool Jamie Carragher merasa Chelsea menjadi tim yang lebih kuat tanpa Kai Havertz. Ia juga melihat sang pemain belum bisa cocok di bawah Frank Lampard.
Havertz diparkir saat Chelsea menang 3-0 atas West Ham di Stamford Bridge, Selasa (22/12) dini hari WIB. Kemenangan itu membuat The Blues naik ke posisi kelima dalam klasemen Premier League.
Sebelum pertandingan, Lampard menegaskan bahwa pemain internasional Jerman itu akan menemukan performa terbaiknya di klub barunya. Ia meminta Havertz untuk diberi waktu yang lebih banyak.
Havertz baru dimainkan pada menit ke-84. Pemain berusia 21 tahun itu masuk dari bangku cadangan untuk menggantikan Christian Pulisic.
Belum Cocok di Chelsea
Havertz datang ke Chelsea dengan nilai transfer yang mencapai 80 juta euro. Namun, Carragher menilai Lampard sampai sejauh ini masih bingung untuk memaksimalkan potensi sang pemain.
"Saat ini dia merasa kesulitan. Tidak mudah datang ke negara baru. Jelas dia menderita Covid di awal musim," kata Carragher kepada Sky Sport.
"Tapi saya mengatakannya di awal musim, kadang-kadang pemain termasuk ke dalam kategori itu ketika Anda tidak yakin di mana mereka cocok.
"Saya pikir Frank, dia masih tidak yakin di mana dia cocok. Dia menghabiskan banyak uang untuk dia jadi Anda harus mencoba dan menemukan tempat untuknya dengan beberapa cara."
Chelsea Lebih Kuat Tanpa Havertz
Havertz sudah mencetak 4 gol dan 4 assist dari 18 penampilan untuk Chelsea. Carragher juga percaya kalau The Blues justru lebih kuat apabila Havertz tidak bermain.
"Tapi bagi saya, saat ini, Chelsea terlihat jauh lebih kuat bersama Kante, Mount, dan satu pemain lainnya, dan ketika saya mengatakan satu pemain lainnya, maksud saya adalah Jorginho atau Kovacic," lanjutnya.
"Ini adalah Jorginho malam ini di lini tengah dan itu terlihat jauh lebih kuat bagi saya.
"Saya pikir Chelsea, Frank, publik sedang menunggu untuk melihat tipe pemain apa Havertz sebenarnya dan di mana dia akan cocok dalam jangka panjang dalam 4-3-3 dari Chelsea ini, yang terlihat seperti formasi yang benar-benar paten dari Frank sekarang musim ini."
Sumber: Metro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










