Chelsea Gagal Menang Gara-gara 'Skema Pratama Arhan', Enzo Maresca: Ini Memalukan!
Afdholud Dzikry | 14 September 2025 06:36
Bola.net - Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengungkapkan penyesalan dan kekecewaan mendalam usai timnya gagal meraih kemenangan di kandang Brentford di lanjutan Liga Inggris, Minggu (14/9/2025) dini hari WIB. Kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna begitu saja.
The Blues harus puas dengan hasil imbang 2-2 setelah kebobolan gol penyama kedudukan di masa injury time. Maresca secara terbuka menyebut timnya telah kehilangan dua poin yang sangat berharga akibat kesalahan sendiri.
Ia menyoroti kegagalan para pemainnya dalam mengelola menit-menit akhir pertandingan dengan lebih cerdas. Padahal, Chelsea sempat melakukan comeback gemilang dan berada di ambang kemenangan tandang yang penting.
Kekecewaan ini seakan menutupi penampilan apik Cole Palmer yang baru kembali dari cedera. Berikut komentar lengkap dan ungkapan kekecewaan dari pelatih asal Italia tersebut.
Permainan Sulit dan Babak Kedua yang Jauh Lebih Baik
Enzo Maresca mengakui bahwa Chelsea sempat mengalami kesulitan, terutama di babak pertama. Menurutnya, pertahanan Brentford yang tampil sangat solid dan terorganisir membuat timnya sulit menemukan celah.
Namun, ia melihat perubahan drastis setelah turun minum yang membuatnya optimis. Maresca menilai The Blues tampil jauh lebih superior di babak kedua dan sangat pantas untuk memenangkan pertandingan.
"Kami tahu bahwa ini adalah pertandingan yang sulit. Babak pertama kami kesulitan untuk menemukan solusi dan ruang karena mereka bertahan dengan sangat baik dan terorganisir. Babak kedua kami jauh, jauh lebih baik," terangnya.
Sebuah Gol yang Sangat Memalukan
Kekecewaan terbesar Maresca tertuju pada gol penyama kedudukan Brentford yang dicetak oleh Fabio Carvalho. Gol itu lahir di menit ke-93 atau 94, sebuah momen krusial yang seharusnya bisa diantisipasi dengan lebih baik.
Menurutnya, gol yang lahir dari situasi lemparan ke dalam itu adalah sebuah aib dan seharusnya tidak perlu terjadi. Ia merasa timnya gagal total dalam mengelola situasi genting di penghujung laga.
"Ini memalukan karena kami kebobolan di menit ke-93 atau ke-94 dan kami seharusnya mengelola itu dengan lebih baik," sesalnya.
Gagal Kelola Momen dan Jaga Bola
Maresca kemudian memberikan analisis yang lebih spesifik mengenai kesalahan fatal yang dilakukan timnya. Ia menyoroti buruknya manajemen waktu dan penguasaan bola setelah berhasil unggul 2-1.
Setelah mencetak gol di menit ke-85, Chelsea seharusnya bisa bermain lebih pintar dan sabar. Mereka seharusnya mampu menjaga bola lebih lama untuk sekadar menghabiskan sisa waktu pertandingan yang ada.
"Kelola momen dengan lebih baik. Menjaga bola sedikit lebih baik. Kami mencetak gol di menit ke-86 atau ke-87. Dengan tambahan waktu enam menit, kami perlu mengelolanya,"
Kembalinya Cole Palmer Jadi Sisi Positif
Di tengah hasil akhir yang sangat mengecewakan, Enzo Maresca masih bisa melihat satu sisi positif. Ia mengaku sangat terkesan dengan dampak instan yang diberikan oleh Cole Palmer yang baru kembali dari cedera.
Meskipun sudah menepi selama hampir tiga pekan, Palmer langsung menunjukkan kualitasnya saat dimasukkan ke lapangan. Kehadiran pemain andalannya itu terbukti sangat membantu permainan menyerang tim.
"Lama sekali, hampir tiga minggu dia absen. Kami tahu dia akan membantu kami dan dia sangat bagus ketika berada di dalam permainan," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Florian Wirtz yang Mulai Menggigit Bersama Liverpool
Liga Inggris 29 Januari 2026, 18:59
-
Troy Deeney Panaskan Situasi: Tantang Bek Manchester United ini Berduel
Liga Inggris 29 Januari 2026, 18:04
LATEST UPDATE
-
Premier League Diam-Diam Coret Legenda Man United, Ryan Giggs dari Hall of Fame
Liga Inggris 30 Januari 2026, 06:01
-
Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 05:39
-
Superkomputer Prediksi Arsenal Juara Liga Champions, Mimpi Quadruple Kian Nyata
Liga Champions 30 Januari 2026, 05:21
-
Hasil Panathinaikos vs Roma: Bermain 10 Orang, Giallorossi Selamat di Menit Akhir
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 05:02
-
Hasil Aston Villa vs RB Salzburg: Drama Lima Gol, Comeback Gila di Villa Park!
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 04:56
-
Cristiano Ronaldo Bangun Istana Mewah di Portugal, Nilainya Tembus Rp500 Miliar
Bolatainment 30 Januari 2026, 04:50
-
Tak Terkalahkan, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Juarai Putaran Pertama Proliga 2026
Voli 29 Januari 2026, 23:48
-
Akhir Pekan Ini, Manchester United Bakal Didemo Fansnya Sendiri
Liga Inggris 29 Januari 2026, 23:31
-
Jesse Lingard Segera Comeback, Serie A Jadi Tujuan Paling Realistis
Liga Italia 29 Januari 2026, 22:56
-
Espargaro Bersaudara Kompak Kuasai Hari Pertama Tes Shakedown MotoGP Sepang 2026
Otomotif 29 Januari 2026, 21:37
-
Klasemen Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026: Timnas Indonesia Peringkat Berapa?
Tim Nasional 29 Januari 2026, 21:08
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04




