Chelsea Kalah Lagi, Paul Merson: Tim Individual!
Editor Bolanet | 21 Februari 2023 02:09
Bola.net - Chelsea kembali mengalami nasib sial musim ini di Premier League dengan kekalahan dari Southampton pada Sabtu (18/2/2023) lalu. Mantan pemain Inggris, Paul Merson menyebut Chelsea layak kalah mengingat permainan individualis mereka.
Tim asuhan Graham Potter itu kalah tipis dengan skor 1-0 dari Southampton saat bermain di Stamford Bridge. Kekalahan ini membuat situasi Graham Potter di Chelsea semakin sulit setelah lima laga tanpa kemenangan.
Selain krisis soal hasil, Potter juga mulai dituntut untuk menampilkan permainan tim yang ciamik seperti saat dirinya menangani Brighton. Meskipun mendapatkan banyak tuntutan, Paul Merson merasa Chelsea tidak akan berubah banyak dengan materi pemain individual mereka.
"Yang satu adalah tim (Southampton). Yang lainnya adalah tim individu yang mutlak (Chelsea). Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Para pemain yang mereka (Chelsea) bawa, semuanya adalah pemain sepak bola individu,” terang Merson dikutip dari Sky Sports.
Tidak Ada Permainan

Buruknya permainan Chelsea sampai membuat Paul Merson menyebut tidak ada permainan di tim asuhan Graham Potter tersebut. Merson merasa hanya ada segelintir pemain seperti Kai Havertz, Joao Felix dan Raheem Sterling yang membuat permainan bagi Chelsea.
Menurut Merson sisa pemain yang ada di lapangan bermain terlalu individualis di laga tersebut. Merson bahkan menyebutkan pemain seperti Mykhaylo Mudryk, David Datro Fofana, hingga Noni Madueke sebagai pemain penggiring.
"Mereka semua menguasai bola dan ingin mengalahkan lima atau enam pemain dan tidak ada jalan keluar. Hanya ketika Havertz dan Sterling masuk, ada sedikit pergerakan.”
“(Mason) Mount termakan karena dia mengumpan bola dan yang lainnya semuanya menggiring bola, jadi tidak ada fase dalam permainan. Saya sangat kecewa. Itu buruk,” kesal Merson.
Salah Kebijakan Transfer?

Situasi ini tentu dipengaruhi oleh kebijakan pembelian pemain yang dilakukan Chelsea di bursa transfer musim dingin 2023 lalu. Kebijakan Chelsea yang banyak mendatangkan penyerang muda di bursa transfer ternyata langsung memberikan dampak nyata.
Para pemain muda yang disebut Merson sebagai penggiring tersebut tak mampu menjadi penambal lubang di permainan Chelsea. Para pemain minim pengalaman tersebut justru membuat penampilan Chelsea semakin hancur.
"Saya tidak melihat (kekacauan) ini berhenti. Saya khawatir mereka telah membeli banyak orang. Semuanya adalah penggiring bola,” jelas Merson.
Fans Marah

Paul Merson merasa fans Chelsea sudah habis kesabaran melihat performa tim kesayangannya yang buruk. Bukan hanya hasil, Chelsea juga sangat tidak memuaskan dalam permainan.
Merson merasa kekalahan dari Southampton di kandang merupakan puncak kemarahan fans. Bukan tanpa alasan, hal ini mengingat Chelsea kalah dari tim juru kunci yang tampil biasa-biasa saja.
"Penggemar Chelsea akan sangat marah. Mereka tidak akan menerima ini, oh Southampton punya manajer baru sehingga membantu mereka… mereka tidak khawatir tentang itu.”
Jika anda tidak mengalahkan Southampton di kandang, penjaga gawang mereka harus melakukannya (banyak penyelamatan) dan menjadi pemain terbaik di lapangan. Dia tidak," tambah Merson tentang kacaunya permainan Chelsea.
Klasemen Premier League
Sumber: Sky Sport dan Whoscored
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



