Chelsea Sedang Apik, Mourinho Turut Bergembira
Yaumil Azis | 4 Maret 2019 08:06
Bola.net - - Performa yang menanjak dari Chelsea membuat sang mantan pelatih, Jose Mourinho, turut tenggelam dalam kegembiraan. Sebab dengan begitu, Maurizio Sarri selaku pelatih The Blues saat ini bisa meneruskan pembangunan klub.
Nama Sarri belakangan ini sering diisukan akan dipecat menyusul serangkaian buruk beberapa waktu lalu. Salah satunya adalah saat mereka dipermalukan oleh klub raksasa Inggris lainnya, Manchester City, dengan skor telak 6-0.
Belum lagi masalahnya dengan sang kiper, Kepa Arrizabalaga, yang sempat terlihat dalam laga kontra Manchester City di final Carabao Cup. Peningkatan performa dari kekalahan memalukan tersebut tertutupi, dan media lebih banyak fokus ke masalah antara Sarri dan Kepa.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mourinho Turut Senang
Sarri terus dihujani kritikan hingga akhirnya Chelsea menang atas Tottenham beberapa hari setelah insiden dengan Kepa terjadi. Bahkan Kepa sendiri sudah kembali dimainkan dan juga tampil apik kala menghadapi Fulham baru-baru ini.
Dua torehan apik tersebut tak lepas dari perhatian Mourinho, yang saat ini sedang bekerja sebagai pandit pasca dilepas Manchester United pada bulan Desember lalu. Ia mengaku senang torehan apik The Blues belakangan ini.
"Setelah apa yang terjadi pada final dengan Maurizio Sarri dan Kepa, semuanya dengan cepat meyakini bahwa sang pelatih akan dipecat," tutur Mourinho seperti yang dikutip dari Football.london.
"Saya sangat senang mereka mengalahkan Tottenham, sebab cara terbaik untuk menyiramkan air ke api ialah dengan memenangkan pertandingan. Jadi mereka menang dan telah mendapatkan stabilitas sekarang," lanjutnya.
Soal Hubungan Fans dengan Klub
Saat Chelsea sedang terpuruk, hubungan tim dengan fans juga turut memburuk. Beberapa kali terlihat dalam sebuah video bagaimana para penggemar The Blues menyuarakan kekesalannya terhadap 'Sarri-ball' dan aktor dibaliknya, yakni Jorginho.
Mourinho tampaknya maklum dengan hal itu. Dalam pandangannya, sepak bola modern saat ini seolah telah menjauhkan klub dengan para fansnya.
"Tendensi normalnya adalah membuat stabilitasnya berkurang dan lebih banyak perubahan.Ada degradasi yang cepat dalam hubungan yang sekarang," tandasnya.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video statistik Real Madrid vs Barcelona pada laga pekan ke-26 La Liga 2018-2019, Minggu (3/3/2019) di Santiago Bernabeu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










