Chelsea Tak Dapat Penalti, Thomas Tuchel Marah-Marah kepada Wasit
Aga Deta | 30 Desember 2021 11:04
Bola.net - Manajer Chelsea Thomas Tuchel merasa sangat kecewa timnya tidak mendapat penalti saat menghadapi Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Premier League.
Chelsea menjamu Brighton pada pekan ke-20 Premier League, Kamis (17/12/2021) dini hari WIB. Laga di Stamford Bridge ini berakhir dengan skor 1-1.
Chelsea membuka skor pada menit ke-28. Romelu Lukaku menjebol gawang Brighton dengan sundulan memanfaatkan sepak pojok yang dilepaskan Mason Mount.
Namun, keunggulan Chelsea itu sirna saat laga memasuki masa injury time. Danny Welbeck menyamakan kedudukan dengan sundulan setelah menyambut umpan silang dari Marc Cucurella.
Tak Pantas Imbang
Hasil imbang melawan Brighton membuat Tuchel merasa sangat kecewa. Menurutnya, Chelsea tak pantas mendapatkan hasil imbang di laga ini karena sudah tampil dominan.
“Hasil imbang ini pantas? Benar-benar tidak," kata Tuchel kepada BBC.
"Kami memiliki peluang yang lebih baik dan penalti yang jelas. Sangat mengecewakan."
Tak Dapat Penalti
Tuchel juga berpendapat bahwa timnya seharusnya mendapat penalti. Ketika itu, Christian Pulisic dijatuhkan Joel Veltman di kotak terlarang pada menit 49.
Akan tetapi, wasit Mike Dean tidak menilai kejadian itu adalah sebuah pelanggaran. Alhasil, pelatih asal Jerman itu terlihat sangat geram dengan keputusan tersebut.
“Wasit tidak ingin memberikan penalti ketika itu adalah penalti yang jelas 100%. Keadaannya tidak berpihak pada kami. Itu 100% penalti," tegasnya.
Pemain Cedera
Pada pertandingan itu, Chelsea juga kehilangan Andreas Christensen dan Reece James. Kedua pemain belakang itu mengalami cedera dan harus ditarik keluar lebih cepat.
"Para pemain kami cedera. Saya sudah memberi tahu Anda apa yang akan terjadi beberapa minggu yang lalu. Pikiran yang sama, saya katakan kepada Anda," tambahnya.
"Tentu kami lelah, jika Anda berada di tempat tidur selama 10 hari dan memainkan pertandingan Premier League setelah itu, Anda akan lelah."
Klasemen Premier League
Sumber: BBC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






