Chelsea vs Manchester City: Guardiola Mutlak Ungguli Lampard
Aga Deta | 2 Januari 2021 12:28
Bola.net - Laga pekan ke-17 Premier League, antara Chelsea dan Manchester City, Minggu (03/01), tak hanya akan menjadi duel antara bintang-bintang kedua tim tersebut. Pertandingan yang akan dihelat di Stamford Bridge ini juga bakal menjadi ajang adu cerdik pelatih kedua tim mapan tersebut.
Frank Lampard akan memimpin skuad Arsenal. Sementara, Josep Guardiola bakal menakhodai armada Manchester City.
Lampard berada di atas angin jelang laga ini. Pasalnya, posisi tim besutannya saat ini berada di atas tim yang diarsiteki Guardiola.
Saat ini, Chelsea berada di peringkat enam klasemen sementara. Mereka mengoleksi 26 poin dari 16 pertandingan. Sementara, posisi Manchester City ada peringkat delapan klasemen. City meraih 26 angka dari 14 laga.
Namun, apakah posisi Chelsea dan City saat ini menggambarkan peta pertarungan antara kedua pelatih tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Pengalaman Guardiola Lebih Melimpah
Soal pengalaman, Guardiola unggul ketimbang Lampard. Pelatih asal Spanyol tersebut lebih banyak makan asam garam di dunia kepelatihan ketimbang juniornya tersebut.
Guardiola sudah masuk ke dunia kepelatihan pada 2007. Waktu itu, ia menangani tim Barcelona B. Sampai saat ini, pelatih berusia 49 tahun tersebut sudah 664 kali memimpin anak asuhnya dalam pertandingan.
Sementara, Lampard baru masuk ke dunia kepelatihan sepuluh tahun setelah Guardiola mengawali kariernya sebagai pelatih. Pada 2017, Lampard menjadi pelatih tim muda Chelsea.
Sejauh ini, pria berusia 42 tahun tersebut sudah menjalani 136 laga sebagai pelatih.
Guardiola Unggul Raihan Poin
Guardiola juga unggul dalam hal raihan poin per pertandingan. Dari 664 laga yang dijalani sebagai pelatih, ia membawa timnya meraih 491 kemenangan, 94 hasil imbang, dan 79 kali kalah. Total raihan poin Guardiola selama menjadi pelatih adalah 1567, atau 2,36 poin per pertandingan.
Sementara, dari 136 laga yang dilakoni sebagai nakhoda tim, Lampard meraih 69 kemenangan, 30 hasil imbang, dan menelan 39 kali kekalahan. Total raihan poin Lampard selama menjadi pelatih adalah 231, atau 1,70 poin per pertandingan.
Bersama City, Guardiola sudah melakoni 256 laga. Ia membawa The Citizens meraih 188 kemenangan, 31 hasil imbang, dan 37 kali kalah. Ia mendapat 595 poin, atau 2,32 poin per pertandingan.
Di sisi lain, bersama Chelsea, Lampard sudah melakoni 79 laga. Hasilnya, ia membawa The Blues meraih 41 kali kemenangan, 15 kali imbang, dan 23 kali kalah. Ia meraih 138 poin, atau 1,75 poin per pertandingan bersama Chelsea.
Trofi Guardiola Lebih Melimpah
Tak hanya unggul soal pengalaman dan rataan poin per pertandingan, Guardiola pun unggul soal raihan trofi. Sejauh ini, pelatih asal Spanyol tersebut sudah mengoleksi 31 trofi, termasuk trofi juara La Liga, juara Bundesliga, juara Premier League, dan juara Liga Champions.
Sementara, Lampard sendiri sejauh ini masih perlu membuktikan diri. Ia masih belum meraih satu trofi pun bersama tim yang dibesutnya.
Imbang Head to Head
Soal head to head, kedua pelatih ini sempat dua kali bersua dan beradu siasat. Hasilnya imbang. Guardiola dan Lampard masing-masing sempat saling mengalahkan.
Total, Guardiola sendiri sempat 15 kali menghadapi Chelsea. Hasilnya, ia meraih tujuh kali kemenangan, tiga kali imbang, dan lima kali kalah.
Sementara, Lampard baru dua kali menghadapi City. Hasilnya, pelatih asal Inggris ini menang sekali dan sekali menelan kekalahan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Frank Lampard Bawa Kabar Baik Soal Kondisi Hakim Ziyech
- Jadwal Premier League Pekan Ini, 2-3 Januari 2021: Chelsea vs Manchester City jadi Sajian Utama
- Termasuk Lampard, Ini 5 Pencetak Gol Terbanyak Antara Chelsea dan Manchester City
- Termasuk Lampard, Ini Lima Pemain yang Pernah Berseragam Chelsea dan Manchester City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Man United vs Fulham: Premier League Live Streaming di Vidio
Liga Inggris 1 Februari 2026, 11:16
-
Bukayo Saka Absen Mendadak, Arteta Ungkap Kondisi Winger Arsenal
Liga Inggris 1 Februari 2026, 09:54
-
Tolong Diperbaiki! Noni Madueke Protes Gol yang Dicatat sebagai Bunuh Diri
Liga Inggris 1 Februari 2026, 09:24
-
Main Buruk, Pelatih Chelsea: Saya Sendiri Akan Mencemooh Tim
Liga Italia 1 Februari 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Carrick dan Solskjaer: Isyarat Deja Vu di Manchester United
Liga Inggris 1 Februari 2026, 15:24
-
Start Impresif Liam Rosenior: Pergantian Pemain Berani Antar Chelsea ke Empat Besar
Liga Inggris 1 Februari 2026, 14:57
-
Dari Tekanan ke Pesta Gol: Malam Istimewa Hugo Ekitike di Anfield
Liga Inggris 1 Februari 2026, 14:28
-
Arsenal Kembali Menang, Arteta Kirim Pesan Tegas ke Para Pesaing
Liga Inggris 1 Februari 2026, 14:02
-
Kapan Bursa Transfer Januari 2026 Ditutup? Simak Jadwal Lengkapnya
Liga Inggris 1 Februari 2026, 11:51
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Rayo Vallecano: La Liga Live Streaming di Vidio
Liga Spanyol 1 Februari 2026, 11:32
-
Tempat Menonton Tottenham vs Man City: Premier League Live Streaming di Vidio
Liga Inggris 1 Februari 2026, 11:21
-
Tempat Menonton Man United vs Fulham: Premier League Live Streaming di Vidio
Liga Inggris 1 Februari 2026, 11:16
-
5 Superstar 'Tak Tersentuh' Versi Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Liga Spanyol 1 Februari 2026, 10:26
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30






