City Gagal Menang di West Ham, Jalan Arsenal Menuju Gelar Premier League Makin Terbuka

Richard Andreas | 15 Maret 2026 11:47
City Gagal Menang di West Ham, Jalan Arsenal Menuju Gelar Premier League Makin Terbuka
Jean-Clair Todibo dan Erling Haaland berebut bola dalam laga Liga Inggris antara West Ham United vs Manchester City di London Stadium, 15 Maret 2026 (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Manchester City kembali kehilangan poin penting dalam persaingan gelar Premier League. Bertandang ke markas West Ham, tim asuhan Pep Guardiola harus puas dengan hasil imbang 1-1.

Hasil tersebut datang di saat yang sangat krusial dalam perebutan gelar. Sebelum pertandingan dimulai, Arsenal baru saja meraih kemenangan dramatis atas Everton yang membuat jarak di puncak klasemen semakin melebar.

Advertisement

Dengan tambahan satu poin saja dari laga ini, peluang City untuk mengejar Arsenal kini terlihat semakin berat. Banyak yang menilai pertandingan di London Stadium ini bisa menjadi momen yang menentukan arah perebutan gelar.

1 dari 3 halaman

Hasil Imbang yang Menguntungkan Arsenal

Hasil Imbang yang Menguntungkan Arsenal

Pemain Manchester City, Bernardo Silva (kiri) dan Phil Foden, bertepuk tangan ke arah suporter setelah pertandingan Premier League melawan West Ham, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. (c) Bradley Collyer/PA via AP

Manchester City sebenarnya memulai pertandingan dengan situasi yang tidak menguntungkan. Mereka sudah tertinggal sepuluh poin dari Arsenal setelah rival mereka itu meraih kemenangan pada laga yang dimainkan lebih awal.

City sempat memberi harapan ketika Bernardo Silva membawa tim tamu unggul lebih dulu. Namun keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit sebelum Konstantinos Mavropanos menyamakan kedudukan lewat sundulan.

Setelah gol tersebut, City terus mencoba menekan sepanjang babak kedua. Guardiola juga melakukan berbagai perubahan taktik untuk mencoba membongkar pertahanan tuan rumah.

Meski demikian, peluang demi peluang gagal berbuah gol. City bahkan sempat membentur mistar gawang sebelum akhirnya harus puas dengan hasil imbang.

Menjelang akhir pertandingan, kesempatan emas datang ketika Nico O’Reilly hampir mencetak gol sebelum usahanya diblok di garis gawang oleh Mavropanos. Bola kemudian jatuh kepada Marc Guehi, tetapi tembakannya dari jarak dekat justru melambung di atas gawang.

Selisih poin antara kedua tim kini menjadi sembilan poin, meski City masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit. Secara matematis jarak tersebut masih bisa diperkecil, tetapi performa City yang tidak stabil membuat tugas mengejar Arsenal semakin sulit.

2 dari 3 halaman

Malam Frustrasi Erling Haaland

Laga ini juga kembali menjadi malam yang sulit bagi Erling Haaland. Striker asal Norwegia itu gagal mencetak gol untuk keempat kalinya secara beruntun di semua kompetisi.

Padahal West Ham sebelumnya menjadi salah satu lawan favoritnya di Inggris. Haaland telah mencetak 11 gol dalam tujuh pertandingan melawan klub London tersebut.

City memulai pertandingan dengan formasi 4-2-2-2, di mana Haaland berbagi peran penyerang dengan Omar Marmoush. Namun pendekatan ini tidak berjalan efektif menghadapi sistem bertahan 5-4-1 milik West Ham.

Pada babak kedua, City mengubah bentuk permainan menjadi 4-4-2 yang lebih datar. Haaland dipindahkan dari sisi kanan ke sisi kiri lini depan, sementara Antoine Semenyo bergeser ke sayap kiri.

Masuknya Rayan Cherki memberi peluang baru bagi Haaland untuk menyerang ruang di belakang pertahanan. Cherki hampir langsung menciptakan peluang bagi penyerang Norwegia itu, tetapi tembakannya berhasil diselamatkan kiper West Ham, Mads Hermansen.

Menjelang akhir pertandingan, Haaland bahkan terlihat kesakitan setelah mencoba menyambut sebuah umpan silang. Ia kemudian kembali gagal mengontrol bola dengan baik sebelum menepuk rumput lapangan dengan frustrasi.

3 dari 3 halaman

Guardiola: Perebutan Gelar Belum Berakhir

Meski peluang timnya semakin berat, Pep Guardiola menegaskan bahwa persaingan gelar belum sepenuhnya selesai.

“Tidak, ini belum berakhir,” kata Guardiola kepada TNT.

“Kami tidak kalah. Kami terus melanjutkan. Kami memiliki semangat tim yang luar biasa dan kami terus berjuang setelah usaha besar di Madrid, baik dari hasil maupun cara kami bermain.”

“Pertama, kami memiliki lebih banyak kontrol dalam bentuk permainan dan kualitas para pemain, lalu kami menambahkan energi di babak kedua dengan pemain-pemain berbakat.”

“Dalam dua pertandingan terakhir kami tidak mendapatkan apa pun.”

“Kami bermain jauh lebih baik. Bukan hanya dari statistik, tetapi juga dari perasaan di lapangan. Kami adalah tim yang luar biasa. Kami bermain sangat baik. Para pemain terus memimpin permainan dan kami akan terus berjuang sampai akhir.”