Coret Pemain yang Telat, Apakah Erik ten Hag Melakukan Blunder?
Asad Arifin | 28 Juli 2022 10:37
Bola.net - Erik ten Hag membuat kebijakan tegas pada sesi pramusim Manchester United dengan mencoret pemain karena telat. Apakah langkah yang diambil Ten Hag sudah tepat atau justru menjadi blunder?
Ten Hag membawa banyak aturan baru ketika ditunjuk sebagai manajer Man United. Pria asal Belanda itu meminta semua pemain untuk makan bersama di kantin Carrington begitu latihan usai. Ten Hag juga mewajibkan tim pelatih melakukan hal yang sama.
Ten Hag kemudian juga menerapkan disiplin ketat di United. Para pemain akan mendapat hukuman jika terlambat datang pada sesi latihan atau pertemuan tim. Nah, aturan ini sudah diterapkan sejak pramusim.
Ten Hag mencoret satu pemain dari starting XI pada salah satu laga pramusim di Australia. Sang pemain dicoret karena dua kali telat latihan dan pertemuan tim. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Ten Hag Sudah Tepat
Mantan pemain Manchester United, Louis Saha, memberi dukungan pada sikap tegas Erik ten Hag. Saha melihat apa yang dilakukan Ten Hag telah hilang dari United beberapa musim terakhir padahal itu sangat penting untuk klub.
"Itu benar-benar adil, ketika aturan dibuat, Anda harus taat. Terutama pada momen ini di mana sangat penting untuk mengukur ulang filosofi dan sikap skuad," kata Louis Saha seperti dikutip dari Metro.
Louis Saha sepakat dengan ketegasan Ten Hag kepada pemain United. Bahkan, kata eks penyerang Timnas Prancis itu, Ten Hag bisa membuat suasana yang mirip dengan kamp militer agar pemain bisa patuh.
"Jadi jika itu terjadi dua kali (telat), itu butuh tindakan sehingga pemain lain dapat melihat manajer ini tidak main-main," tegas Louis Saha.
Pemain adalah Pekerja
Di masa lalu, para pemain United acap kali dilaporkan punya masalah dengan para manajer. Menurut Louis Saha, hal tersebut harusnya tidak terjadi jika para pemain menyadari bahwa mereka bekerja untuk tim.
"Manajer sudah tepat dengan memberikan hukuman dengan kuasa yang dimiliki," kata Louis Saha.
"Merka pada akhirnya adalah pekerja, karyawan. Sebagai manajer, Anda melakukan segalanya untuk memastikan mereka sejalan. Anda tidak akan menerima orang lain yang datang terlambat untuk bekerja di industri lain, jadi itu benar-benar adil," tegas Louis Saha.
Sumber: Metro
Klasemen Premier League
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Louis Saha Ingatkan Pemain MU, Jangan Terlena dengan Hasil Pramusim!
Lampard Diminta Boyong Dua Pemain Chelsea Ini ke Everton, Siapa Mereka?
Masih Ngebet Hengkang, Cristiano Ronaldo Kini Memohon pada MU untuk Putus Kontraknya
Aneh, Begini Situasi Ruang Ganti MU Usai Cristiano Ronaldo Kembali
Benjamin Sesko Bobol Gawang Liverpool, Fans MU Kegirangan: Langsung Angkut ke Old Trafford!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
LATEST UPDATE
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, 15-16 Juli 2026
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:15
-
Man of the Match Argentina vs Swiss: Julian Alvarez
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:00
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
-
Ini Dua Rahasia Jude Bellingham Bisa Bawa Inggris Comeback Lawan Norwegia
Piala Dunia 12 Juli 2026, 09:14
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 08:08
-
Wayne Rooney: Apa Jadinya Inggris Tanpa Jude Bellingham?
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:55
-
Pengakuan Jujur Thomas Tuchel: Inggris Hoki Bisa Kalahkan Norwegia!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:34
-
Man of the Match Norwegia vs Inggris: Jude Bellingham
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







