Cuaca Panas Amerika Serikat Bikin Bintang Chelsea Ini Hampir Pingsan di Lapangan
Editor Bolanet | 12 Juli 2025 14:18
Bola.net - Bintang Chelsea, Enzo Fernandez, membuat sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan jelang laga final Piala Dunia Antarklub 2025. Ia mengaku hampir pingsan di atas lapangan pada laga semifinal akibat cuaca panas yang ekstrem.
Penyebabnya adalah suhu dan kelembaban udara yang sangat tinggi di Amerika Serikat selama turnamen berlangsung. Gelandang Chelsea itu bahkan menyebut kondisi tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan para pemain.
Pengalaman pribadinya ini membuatnya menyuarakan keprihatinan yang serius kepada FIFA. Ia berharap akan ada perubahan jadwal pertandingan untuk gelaran Piala Dunia 2026 mendatang yang juga akan dihelat di Amerika Serikat.
Kisah yang dibagikan oleh Enzo ini, bersama dengan kekhawatiran dari rekan setimnya, menyoroti sebuah masalah serius. Isu ini seolah menjadi bayang-bayang yang menutupi laga final ideal antara Chelsea melawan Paris Saint-Germain.
Hampir Pingsan Akibat Cuaca Panas
Menjelang laga final melawan PSG yang akan digelar pada hari Senin (14/7/2025) dini hari, Enzo Fernandez menceritakan pengalaman mengerikan yang ia alami. Momen menegangkan tersebut terjadi saat Chelsea melakoni laga semifinal melawan Fluminense pada hari Selasa lalu.
Gelandang andalan Chelsea itu mengaku bahwa dirinya nyaris pingsan di tengah pertandingan. Ia bahkan harus menjatuhkan diri ke tanah untuk bisa memulihkan dirinya dari rasa pusing yang hebat akibat cuaca panas.
"Sejujurnya, panasnya luar biasa. Beberapa hari yang lalu saya merasa sedikit pusing dalam pertandingan," kata Fernandez kepada para wartawan pada hari Jumat.
"Saya harus menjatuhkan diri ke tanah karena saya benar-benar pusing. Sejujurnya, bermain dalam suhu seperti itu sangat berbahaya," tegasnya.
Desakan untuk Ubah Jadwal Piala Dunia 2026
Pengalaman yang mengancam keselamatan ini membuat Enzo Fernandez berharap adanya sebuah perubahan di masa depan. Apalagi, Amerika Serikat akan kembali menjadi tuan rumah bersama untuk perhelatan akbar Piala Dunia 2026.
Ia menyarankan agar jadwal pertandingan bisa dipindahkan ke waktu yang lebih sejuk di sore atau malam hari. Menurutnya, hal ini sangat penting demi menjaga kualitas tontonan dan yang utama adalah keselamatan para pemain.
"Ini sangat berbahaya dan, tentunya, untuk tontonan, untuk orang-orang yang datang menikmati stadion, dan untuk orang-orang yang menonton di rumah, kecepatan permainannya tidak sama. Semuanya terasa sangat lambat," jelasnya.
"Kami berharap mereka mengubah jadwal tahun depan agar menjadi sebuah tontonan dan sepak bola terus menyenangkan dan menarik," tambah Enzo.
Rekan Setim di Chelsea Ikut Angkat Bicara
Kekhawatiran mengenai cuaca panas yang ekstrem ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh Enzo Fernandez seorang. Rekan setimnya di lini pertahanan Chelsea, Levi Colwill, juga ikut menyuarakan hal yang sama.
Colwill menyebut bahwa timnya harus beradaptasi secara taktik akibat kondisi cuaca yang tidak ideal ini. Mereka tidak bisa bermain dengan tempo tinggi dan permainan terbuka secara terus-menerus karena sangat berisiko.
"Jika Anda mengubah permainan menjadi seperti pertandingan bola basket dalam cuaca panas ini, itu tidak akan membantu siapa pun," kata Colwill.
"Anda harus lebih banyak mengontrol bola, memilih waktu yang tepat untuk menyerang dan mencoba untuk mencetak gol," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
-
Manchester United Lakukan Perombakan Besar, 4 Pemain Tinggalkan Klub
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:24
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















