Dari Juara ke Posisi 5, Mengapa Liverpool Melempem?
Afdholud Dzikry | 25 Mei 2026 06:52
Bola.net - Liverpool menutup musim Premier League dengan hasil imbang 1-1 melawan Brentford di Anfield, Minggu (24/5/2026) malam WIB. Hasil itu memastikan The Reds finis di peringkat kelima dengan 60 poin dan lolos ke Liga Champions musim depan.
Tim asuhan Arne Slot gagal mempertahankan gelar liga dan tertinggal 25 poin dari Arsenal yang keluar sebagai juara baru. Catatan tersebut juga menjadi perolehan poin terendah Liverpool dalam 14 tahun terakhir di Premier League.
Slot menilai musim Liverpool sangat dipengaruhi badai cedera yang terus datang sepanjang kompetisi. Menurutnya, situasi itu membuat banyak keputusan di lapangan maupun susunan pemain menjadi terbatas.
Di sisi lain, hasil melawan Brentford sekaligus menjadi penutup perjalanan yang berat bagi Liverpool. Setelah memastikan tiket Liga Champions, Slot mulai menyoroti faktor terbesar yang memengaruhi performa tim sepanjang musim.
Cedera Jadi Gambaran Musim Liverpool

Liverpool sebenarnya tampil dominan saat menghadapi Brentford di Anfield. Curtis Jones sempat membawa tuan rumah unggul pada menit ke-58 sebelum Kevin Schade menyamakan skor enam menit kemudian.
Hasil itu membuat Liverpool harus puas mengakhiri musim di posisi kelima. Meski gagal bersaing dalam perebutan gelar, mereka tetap mengamankan tempat di Liga Champions musim depan.
“Jika Anda meminta saya satu kata untuk menggambarkan musim ini, saya akan menggambarkannya dengan kata ‘cedera’,” ujar Slot.
Pelatih asal Belanda itu juga menegaskan kondisi skuad yang tidak ideal sudah berlangsung sepanjang musim. Bahkan, menurutnya, laga melawan Brentford menjadi salah satu momen langka ketika Liverpool tidak memasukkan pemain akademi ke bangku cadangan.
Slot Akui Tidak Semua Keputusan Berjalan Tepat

Slot mengakui dirinya tidak selalu membuat keputusan yang sempurna selama musim berjalan. Namun, ia menegaskan setiap keputusan diambil setelah melalui pertimbangan matang.
Pelatih Liverpool itu merasa situasi cedera membuat pilihannya menjadi sangat terbatas dalam banyak pertandingan. Akibatnya, beberapa keputusan yang diambil tidak selalu menghasilkan hasil terbaik di lapangan.
“Ada banyak hal, ya. Kami dan saya tidak sempurna, tetapi saya akan menjawab pertanyaan ini dengan cara yang sama persis pada tahun kami memenangkan liga,” kata Slot.
“Tidak semua keputusan bisa menjadi keputusan yang tepat dan akan bodoh jika saya duduk di sini dan mengatakan semua keputusan yang saya buat adalah keputusan yang benar.”
Liverpool Tetap Bersyukur Lolos ke Liga Champions

Meski kecewa gagal mempertahankan gelar, Slot tetap melihat ada hal positif dari musim Liverpool. Ia menilai tiket Liga Champions tetap penting mengingat banyak klub besar gagal mencapainya dalam beberapa musim terakhir.
Liverpool sebelumnya juga tersingkir di FA Cup setelah kalah dari Manchester City. Selain itu, mereka kembali gagal melewati Paris Saint-Germain di kompetisi Eropa.
“Kami datang ke sini hari ini untuk mendapatkan target minimum yaitu lolos ke Liga Champions,” ujar Slot.
“Tidak seperti yang saya harapkan sebelum musim dimulai, tetapi jika melihat semua yang terjadi kepada kami musim ini, hari ini saya senang kami lolos ke Liga Champions.”
Persaingan Ketat Warnai Akhir Musim Premier League
Hasil imbang di Anfield ikut memengaruhi persaingan tiket Eropa musim depan. Brentford dipastikan gagal lolos ke kompetisi Eropa bersama Chelsea dan Newcastle United.
Sementara itu, Bournemouth dan Sunderland berhasil mengamankan tempat di Liga Europa. Brighton mendapatkan slot untuk tampil di Conference League musim depan.
Slot juga memberikan apresiasi kepada para pemain Liverpool setelah melewati musim yang berat. Ia menilai timnya tetap mampu bertahan di tengah tekanan dan masalah cedera yang terus muncul.
“Saya sangat bangga dengan para pemain atas apa yang mereka lakukan musim ini karena ini musim yang sangat, sangat, sangat sulit bagi kami,” kata Slot.
Liverpool kini akan menatap musim baru dengan status peserta Liga Champions. Setelah melalui musim penuh hambatan, fokus berikutnya tertuju pada upaya membangun kembali persaingan di papan atas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







