Dari Tekanan ke Pesta Gol: Malam Istimewa Hugo Ekitike di Anfield

Richard Andreas | 1 Februari 2026 14:28
Dari Tekanan ke Pesta Gol: Malam Istimewa Hugo Ekitike di Anfield
Selebrasi Hugo Ekitike usai mencetak gol di laga Liverpool vs Newcastle, Minggu (01/02/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Anfield sempat terdiam ketika Anthony Gordon mencetak gol pembuka untuk Newcastle United. Selebrasi sang penyerang, yang menoleh ke arah Kop dan menunjuk telinganya, menjadi simbol kepercayaan diri tim tamu di kandang juara bertahan.

Gol pada menit ke-36 itu memunculkan banyak pertanyaan. Apakah Liverpool akan kalah di kandang dari Newcastle untuk pertama kalinya sejak 1994, sekaligus memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka di liga?

Advertisement

Jawaban itu datang dengan cepat. Hugo Ekitike memastikan Liverpool tidak tergelincir, mengubah jalannya pertandingan sebelum turun minum dan membawa timnya menuju kemenangan telak 4-1.

1 dari 4 halaman

Ekitike Mengubah Arah Pertandingan

Ekitike Mengubah Arah Pertandingan

Hugo Ekitike mencetak gol pertamanya di laga Liverpool vs Newcastle, Minggu (01/02/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Hugo Ekitike menyamakan kedudukan lewat penyelesaian khas penyerang kotak penalti. Tak lama berselang, ia kembali mencetak gol untuk membawa Liverpool berbalik unggul sebelum jeda.

Performa tersebut membuat manajer Arne Slot tak bisa menyembunyikan kekagumannya. “Para penggemar mencintainya,” kata Slot usai laga. “Sejak awal, semua orang bisa melihat betapa spesial dirinya, betapa cepat dia.”

Dua gol itu bukan kejutan bagi Newcastle. Klub tersebut sudah lama memantau Ekitike dan bahkan mencoba merekrutnya dalam beberapa kesempatan, termasuk pada musim panas lalu.

2 dari 4 halaman

Pengakuan dari Pihak Newcastle

Pengakuan dari Pihak Newcastle

Hugo Ekitike (kiri) merayakan golnya dengan Florian Wirtz di laga Liverpool vs Newcastle, Minggu (01/02/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Pelatih Newcastle, Eddie Howe, mengakui kualitas sang penyerang meski menyoroti aspek bertahan timnya. "Terkadang Anda harus mengakui pemain lawan, sambil juga mengakui bahwa kami seharusnya bisa bertahan lebih baik,” ujarnya.

Ia menilai Ekitike sebagai penyerang komplet. “Ekitike adalah pemain yang luar biasa dan Anda melihatnya hari ini. Dia punya sedikit dari segalanya dan itu kekuatan terbesarnya. Dia tinggi, cepat, dan bisa menyelesaikan peluang.”

Dengan total 15 gol untuk Liverpool sejauh ini, ketajaman Ekitike menegaskan reputasinya sebagai finisher. Newcastle sendiri sejak lama percaya ia akan berkembang di Premier League.

3 dari 4 halaman

Penyesalan Lama dan Kilau di Anfield

Ekitike pertama kali masuk radar Newcastle pada 2022 saat masih berusia 19 tahun dan bermain untuk Reims. Saat itu, ia memilih bertahan sebelum akhirnya bergabung dengan Paris St-Germain dan kemudian Eintracht Frankfurt.

Upaya ketiga Newcastle pada musim panas lalu kembali gagal, karena Liverpool memenangkan perburuan. Situasi ini memunculkan penyesalan dari legenda klub, Shay Given.

“Ini menyakitkan dari sudut pandang Newcastle,” kata Given. “Dia bisa saja mengenakan seragam hitam-putih. Dia brilian dalam meregangkan pertahanan. Dia memilih Liverpool dan dari semua rekrutan musim panas mereka, dia yang paling menonjol.”

Malam itu juga mencatatkan rekor pribadi bagi Ekitike. Ia menjadi pemain termuda Liverpool yang mencapai dua digit gol liga dalam satu musim sejak Michael Owen pada musim 2000-01.

4 dari 4 halaman

Kilas Balik Torres dan Duet Baru Liverpool

Gol kedua Ekitike memunculkan perbandingan dengan Fernando Torres. Proses golnya, menyambut umpan Milos Kerkez, melewati Malick Thiaw, lalu menyelesaikan peluang dengan klinis, mengingatkan pada gol debut Torres untuk Liverpool pada 2007.

Steven Gerrard, yang menyaksikan laga tersebut, menangkap kemiripan itu. “Ini semua soal Hugo Ekitike berlari di ruang kosong,” katanya. “Ini seperti Torres.”

“Cara dia melepas bola dari kakinya dan sentuhan ujung kaki itu... Dia mengingatkan saya pada Torres setiap kali saya menontonnya.”

Kini, Ekitike mulai membangun chemistry dengan Florian Wirtz. Keduanya telah berkolaborasi dalam enam gol di semua kompetisi, terbanyak di antara duet Premier League musim ini.

LATEST UPDATE