Dari Thierry Henry ke Bukayo Saka: Adu Kekuatan Arsenal Invincibles 2004 vs Arsenal Juara Premier League 2026
Asad Arifin | 20 Mei 2026 16:03
Bola.net - Arsenal akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi juara Premier League. Tim asuhan Mikel Arteta memastikan gelar musim 2025/2026 setelah Manchester City gagal menang atas Bournemouth.
Keberhasilan itu langsung memunculkan satu perdebatan besar di kalangan fans Arsenal. Seberapa kuat skuad Arsenal saat ini jika dibandingkan dengan generasi Invincibles musim 2003/2004?
Generasi Thierry Henry mencetak sejarah dengan menjuarai Premier League tanpa sekali pun menelan kekalahan. Arsenal era Arsene Wenger kala itu meraih 26 kemenangan dan 12 hasil imbang untuk menutup musim dengan 90 poin.
Kini, Arsenal memiliki wajah baru dengan fondasi modern racikan Mikel Arteta. Nama-nama seperti Martin Odegaard, Declan Rice, Bukayo Saka, hingga Viktor Gyokeres menjadi simbol kebangkitan The Gunners di era baru Premier League.
Duel Penjaga Gawang: David Raya vs Jens Lehmann

Jens Lehmann menjadi sosok penting di balik kesuksesan Arsenal musim 2003/2004. Kiper asal Jerman itu dikenal agresif, berani mengambil risiko, dan memiliki mentalitas yang sangat kuat di pertandingan besar.
Sementara itu, David Raya hadir dengan karakter penjaga gawang modern yang cocok dengan sistem permainan Mikel Arteta. Distribusi bola dan ketenangannya dalam membangun serangan menjadi salah satu senjata utama Arsenal musim ini.
Lehmann unggul dari sisi pengalaman dan aura kepemimpinan di lapangan. Namun, Raya memberi fleksibilitas taktik yang membuat Arsenal lebih nyaman bermain dengan garis pertahanan tinggi.
Benteng Pertahanan: Saliba-Gabriel Tantang Warisan Campbell-Toure

Duet William Saliba dan Gabriel Magalhaes tampil luar biasa sepanjang musim 2025/2026. Kombinasi fisik, kecepatan, dan kemampuan membaca permainan membuat mereka menjadi fondasi penting Arsenal.
Di sisi lain, Sol Campbell dan Kolo Toure tetap memiliki tempat spesial dalam sejarah Premier League. Campbell sangat dominan dalam duel, sedangkan Toure menawarkan agresivitas dan mobilitas tinggi.
Jurrien Timber dan Riccardo Calafiori juga memberi warna baru bagi lini pertahanan Arsenal modern. Kemampuan bermain di beberapa posisi membuat Arsenal lebih fleksibel dalam bertahan maupun menyerang.
Namun, generasi Invincibles memiliki Ashley Cole dan Lauren yang sangat konsisten sepanjang musim. Ashley Cole bahkan masih dianggap sebagai salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah Premier League.
Adu Kekuatan Lini Tengah: Vieira dan Gilberto vs Rice dan Zubimendi

Patrick Vieira menjadi pusat kekuatan Arsenal era Arsene Wenger. Gelandang asal Prancis itu memiliki kombinasi teknik, fisik, dan kepemimpinan yang membuatnya sangat dominan di Premier League.
Martin Zubimendi memang belum memiliki atribut selengkap Vieira. Namun, gelandang asal Spanyol itu memainkan peran penting dalam menjaga ritme permainan Arsenal musim ini.
Declan Rice juga tampil sebagai motor utama di lini tengah The Gunners. Kemampuan bertahan, agresivitas, dan daya jelajahnya membuat banyak pihak membandingkannya dengan Gilberto Silva.
Meski memiliki gaya bermain berbeda, Rice dan Zubimendi berhasil membangun keseimbangan yang sangat penting dalam sistem Arteta. Mereka menjadi salah satu alasan utama Arsenal mampu menjaga konsistensi sepanjang musim.
Thierry Henry Belum Tergantikan, Bukayo Saka Jadi Ikon Baru

Arsenal 2003/2004 memiliki lini depan yang sangat menakutkan dengan Thierry Henry, Dennis Bergkamp, dan Robert Pires. Kombinasi kreativitas, kecepatan, dan penyelesaian akhir mereka menjadi mimpi buruk bagi lawan.
Thierry Henry bahkan masih dianggap sebagai pemain terbaik dalam sejarah Premier League. Konsistensi dan pengaruhnya di pertandingan besar membuat statusnya sulit disentuh pemain lain.
Namun, Arsenal generasi sekarang memiliki Bukayo Saka sebagai simbol kebangkitan klub. Winger asal Inggris itu berkembang menjadi pemain paling penting dalam proyek jangka panjang Arteta.
Martin Odegaard juga memberi sentuhan kreativitas yang sangat vital di lini serang Arsenal modern. Sementara Viktor Gyokeres dan Leandro Trossard menghadirkan dimensi baru yang membuat Arsenal kini jadi tim yang lengkap.
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga
Manchester United Diam-Diam Dekati West Ham, Ajak Bicara Soal Mateus Fernandes
Daftar Manajer dengan Gelar Premier League Terbanyak, Alex Ferguson Masih Tak Tersentuh
Arsenal Juara Liga Inggris, Netizen Meradang: Dibantu PGMOL!
Paul Scholes Khawatir Manchester United Kalah Saing dari Man City dalam Perburuan Elliot Anderson
Mesut Ozil, Granit Xhaka, dan Starting XI Debut Mikel Arteta di Arsenal pada 2019: Di Mana Mereka Sekarang?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Mei 2026, 16:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25













