Carney Chukwuemeka Tinggalkan Inggris Demi Austria, Kini Bersiap Tampil di Piala Dunia 2026

Carney Chukwuemeka Tinggalkan Inggris Demi Austria, Kini Bersiap Tampil di Piala Dunia 2026
Carney Chukwuemeka. (c) Dok. Instagram/@Chukwuemeka10

Bola.net - Nama Carney Chukwuemeka tiba-tiba menjadi sorotan jelang Piala Dunia 2026. Mantan wonderkid Inggris itu kini dipastikan tampil di turnamen terbesar dunia bersama Austria.

Keputusan tersebut cukup mengejutkan karena Chukwuemeka sebelumnya dikenal sebagai bagian penting timnas Inggris kelompok umur. Ia pernah memperkuat The Three Lions mulai dari level U-17 hingga U-21.

Namun, peluang tampil bersama tim senior Inggris tampaknya semakin sulit terbuka untuk gelandang berusia 22 tahun tersebut. Situasi itu membuatnya mengambil keputusan besar demi menjaga mimpinya tampil di Piala Dunia.

Kini, pemain Borussia Dortmund itu justru menjadi bagian dari skuad Austria racikan Ralf Rangnick. Bahkan, Chukwuemeka langsung menunjukkan dampak positif hanya dalam dua laga awal bersama negara barunya.

Langkah Besar Carney Chukwuemeka Tinggalkan Inggris

Langkah Besar Carney Chukwuemeka Tinggalkan Inggris

Starting XI Timnas Inggris saat melawan Jepang di laga uji coba, 1 April 2026 di Wembley. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Carney Chukwuemeka resmi berpindah kewarganegaraan sepak bola dari Inggris ke Austria pada Maret 2026. FIFA kemudian mengesahkan perpindahan tersebut hanya beberapa bulan sebelum Piala Dunia digelar.

Langkah mendadak itu diambil karena Chukwuemeka belum pernah mendapat kesempatan membela tim senior Inggris. Padahal, ia sempat dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan saat masih bermain untuk Chelsea dan Aston Villa.

Kesempatan debut bersama Austria akhirnya datang pada 27 Maret saat menghadapi Ghana. Chukwuemeka masuk sebagai pemain pengganti dan langsung mencetak gol meski hanya bermain selama 29 menit.

Ia kemudian kembali tampil beberapa hari setelahnya melawan Korea Selatan. Dua penampilan singkat itu rupanya cukup untuk meyakinkan Ralf Rangnick agar membawanya ke Piala Dunia 2026.

Gabung Marko Arnautovic dan Deretan Nama Besar Austria

Gabung Marko Arnautovic dan Deretan Nama Besar Austria

Timnas Austria di Piala Dunia 2026. (c) Multimedia KLY

Keberadaan Chukwuemeka menambah kekuatan Austria yang datang dengan skuad cukup berpengalaman. Ia kini berada dalam satu tim bersama veteran Marko Arnautovic yang masih menjadi andalan di usia 37 tahun.

Arnautovic sendiri tercatat sebagai pemain dengan caps terbanyak sepanjang sejarah Austria. Penyerang senior itu telah mencatatkan 132 penampilan untuk negaranya.

Selain Arnautovic, Austria juga membawa sejumlah nama besar lain ke Piala Dunia 2026. Ada David Alaba, Marcel Sabitzer, Kevin Danso, hingga Konrad Laimer yang memperkuat Bayern Munchen.

Pelatih Austria, Ralf Rangnick, menjelaskan alasan di balik pemilihan skuadnya untuk turnamen tersebut. Ia mengatakan, "Pada akhirnya, kami memutuskan berdasarkan apa yang sudah kami ketahui dan apa yang dibutuhkan untuk turnamen seperti ini, yang berlangsung lama. Kami ingin melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia," ucapnya, dikutip dari Talksport.

Rangnick juga menambahkan, "Kami mencoba mengundang pemain terbaik, tetapi juga mereka yang cocok dengan gaya permainan kami."

Jadwal Berat Austria di Piala Dunia 2026

Jadwal Berat Austria di Piala Dunia 2026

Tampilan umum Stadion Arrowhead yang berganti nama menjadi Kansas City Stadium, Senin, 11 Mei 2026, menjelang pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 di Kansas City, Missouri. (c) AP Photo/Charlie Riedel

Austria dipastikan menghadapi tantangan berat di Grup J Piala Dunia 2026. Mereka tergabung bersama Argentina, Aljazair, dan Yordania.

Laga pertama Austria akan berlangsung pada 17 Juni melawan Yordania. Pertandingan itu menjadi kesempatan penting bagi Chukwuemeka untuk menambah menit bermain di panggung dunia.

Setelah itu, Austria akan menghadapi juara bertahan Argentina pada 22 Juni. Duel melawan tim Lionel Messi diprediksi menjadi pertandingan paling menyita perhatian di grup tersebut.

Austria kemudian menutup fase grup dengan menghadapi Aljazair pada 28 Juni. Tim asuhan Rangnick berharap bisa melangkah jauh dan mengakhiri penantian panjang mereka sejak terakhir tampil di Piala Dunia pada 1998.

(Bola/Talksport)