David Moyes Semprot Wasit: Liga Inggris Sekarang Boleh Main Gulat di Kotak Penalti?
Afdholud Dzikry | 5 Mei 2026 08:45
Bola.net - Manajer Everton David Moyes meluapkan kemarahannya setelah timnya gagal mendapatkan penalti dalam laga dramatis melawan Manchester City yang berakhir 3-3 di Hill Dickinson Stadium, Selasa (5/5/2026) dini hari. Usai peluit panjang, ia bahkan masuk ke lapangan untuk menuntut penjelasan dari perangkat pertandingan.
Kontroversi terjadi pada menit ke-87 saat Everton masih unggul 3-2. Di dalam kotak penalti, Bernardo Silva terlihat berduel dengan Merlin Rohl, namun wasit memilih melanjutkan permainan tanpa memberikan penalti.
Situasi ini menambah panjang daftar keputusan yang dinilai merugikan Everton dalam beberapa laga terakhir. Sebelumnya, mereka juga melayangkan protes resmi ke PGMOL terkait insiden handball saat menghadapi West Ham.
Kekecewaan Moyes semakin memuncak ketika Manchester City menyamakan kedudukan melalui gol Jeremy Doku pada menit ke-97. Ia juga menyoroti tambahan waktu yang dianggap terlalu panjang dari batas enam menit yang diumumkan, hingga mempertanyakan konsistensi penerapan aturan.
Kritik Pedas Soal Standar Pelanggaran

Moyes menilai standar pelanggaran yang digunakan wasit tidak konsisten dan membingungkan. Ia menegaskan bahwa tarikan terhadap Merlin Rohl merupakan pelanggaran yang jelas.
Menurutnya, jika situasi seperti itu terus diabaikan, maka permainan bisa berubah menjadi lebih keras dan tidak terkontrol. Ia juga menyoroti dampaknya terhadap cara tim bertahan di masa depan.
“Saya sudah melihat rekamannya kembali. Jika itu tidak diberikan sebagai penalti, maka mulai sekarang kompetisi ini akan menjadi ajang gulat bebas (free-for-all),” ujar David Moyes.
“Saya mungkin harus mulai melatih barisan bek saya untuk bertahan dengan cara yang benar-benar berbeda. Sepertinya sekarang Anda boleh saja bergulat dan menjatuhkan lawan di tanah sesuka hati,” tambahnya dengan nada sarkas.
Akumulasi Kekecewaan dari Pekan Lalu
Frustrasi Moyes juga dipicu insiden serupa pada laga sebelumnya melawan West Ham. Saat itu, Everton kembali merasa dirugikan setelah klaim penalti akibat handball tidak dikabulkan.
Rangkaian keputusan tersebut membuat tim merasa tidak diperlakukan adil oleh otoritas liga. Meski begitu, Moyes tidak menjadikannya alasan utama kegagalan meraih kemenangan.
Dukungan juga datang dari para pendukung yang menilai keputusan wasit sulit diterima. Namun Moyes tetap menahan diri untuk tidak menyalahkan wasit secara penuh.
“Saya benar-benar terpana. Keputusan ini datang setelah keputusan buruk lainnya di West Ham saat kami juga tidak diberikan penalti di sana,” kata manajer asal Skotlandia tersebut.
“Dengar, itu memang bukan alasan utama kami gagal meraih hasil maksimal malam ini, tapi ini menjadi penanda bahwa sulit dipercaya pelanggaran itu tidak diberikan. Saya pikir sebagian besar suporter sepak bola akan merasa sangat sulit menerima kenyataan penalti itu tidak diberikan,” ucapnya lagi.
Polemik Menit Tambahan Injury Time
Moyes juga mempertanyakan keputusan wasit dalam menambah waktu tambahan yang berujung pada gol penyeimbang City. Meski awalnya diberikan enam menit, laga justru berlanjut hingga gol tercipta di menit ke-97.
Ia menilai aturan tambahan waktu tidak diterapkan secara proporsional, terutama saat situasi pergantian pemain sudah selesai. Menurutnya, detail kecil seperti ini berdampak besar pada hasil akhir pertandingan.
“Saya frustrasi tentang hal itu (waktu), wasit memang berhak menambah 30 detik jika ada pergantian pemain di masa tambahan waktu. Tapi perbedaannya adalah pada pergantian ketiga kami, pemain kami sebenarnya sudah berada di luar lapangan,” tegas Moyes.
“Jadi sebenarnya tidak perlu ada tambahan 30 detik lagi. Tapi karena aturan itu, saya rasa wasit hanya mengikuti prosedur tanpa mempertimbangkan situasi sebenarnya,” pungkasnya menutup pembicaraan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:53
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat Pada Pemain Everton Ini
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:00
-
Login! Tottenham Coba Tikung MU untuk Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 17 Juni 2026, 18:35
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Piala Dunia 20 Juni 2026, 15:45
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 12:57
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










