De Gea: Butuh Fisik Tangguh di Liga Premier
Editor Bolanet | 8 Februari 2012 23:30
- Penampilan David De Gea di Manchester United belum stabil musim ini. Ia mengaku bahwa bermain di Liga Premier bukanlah hal yang mudah.
De Gea memiliki beban yang berat untuk bermain di United. Ia diharapkan dapat menggantikan sosok Edwin Van Der Sar yang telah pensiun dan meninggalkan The Red Devils. Pemain berusia 21 tahun tersebut merasa bahwa tantangan fisik di Liga Premier menjadi salah satu hal yang paling berat.
Saya rasa cukup adil untuk mengatakan bahwa La Liga dan Liga Premier adalah dua liga terbaik di dunia, ujar De Gea.
Namun juga sudah diketahui bahwa gaya bermain di sini lebih berpegang ke fisik dan sebagai seorang kiper, Anda harus benar-benar memperhatikan hal itu. Anda harus penuh perhatian sepanjang pertandingan.
Pemain yang berlari ke arah Anda dapat menendang dari segala arah dan berbagai jarak. Anda harus mewaspadai tembakan yang dapat terjadi dari berbagai jarak kapan pun itu.
Sesuai dengan apa yang saya katakan, banyak umpan lambung dari kedua sisi, banyak bola-bola tinggi dan perebutan di udara. Anda harus mampu berada di sana dan menepisnya, menghalangi, dan menghentikannya jika perlu.
Saya tahu ketika saya datang ke Manchester United bahwa inilah gaya permainan yang diperlukan jadi saat itu saya cukup siap dan sudah percaya diri.
(f365/rev)
De Gea memiliki beban yang berat untuk bermain di United. Ia diharapkan dapat menggantikan sosok Edwin Van Der Sar yang telah pensiun dan meninggalkan The Red Devils. Pemain berusia 21 tahun tersebut merasa bahwa tantangan fisik di Liga Premier menjadi salah satu hal yang paling berat.
Saya rasa cukup adil untuk mengatakan bahwa La Liga dan Liga Premier adalah dua liga terbaik di dunia, ujar De Gea.
Namun juga sudah diketahui bahwa gaya bermain di sini lebih berpegang ke fisik dan sebagai seorang kiper, Anda harus benar-benar memperhatikan hal itu. Anda harus penuh perhatian sepanjang pertandingan.
Pemain yang berlari ke arah Anda dapat menendang dari segala arah dan berbagai jarak. Anda harus mewaspadai tembakan yang dapat terjadi dari berbagai jarak kapan pun itu.
Sesuai dengan apa yang saya katakan, banyak umpan lambung dari kedua sisi, banyak bola-bola tinggi dan perebutan di udara. Anda harus mampu berada di sana dan menepisnya, menghalangi, dan menghentikannya jika perlu.
Saya tahu ketika saya datang ke Manchester United bahwa inilah gaya permainan yang diperlukan jadi saat itu saya cukup siap dan sudah percaya diri.
(f365/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
-
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 19 Juni 2026, 16:45
-
Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah, Portugal Butuh Energi Baru
Piala Dunia 19 Juni 2026, 16:32
-
Dani Olmo Beri Peringatan untuk Marc Cucurella usai Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 19 Juni 2026, 16:02
-
Iran Protes ke FIFA: Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 15:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











