
Bola.net - Timnas Swiss meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina pada laga Grup B Piala Dunia 2026, Kamis (19/6). Namun, kemenangan itu ternyata lahir dari keputusan taktis yang dirancang khusus oleh pelatih Murat Yakin.
Swiss baru benar-benar memecah kebuntuan pada menit ke-74 melalui Johan Manzambi yang masuk dari bangku cadangan. Setelah itu, Ruben Vargas menambah keunggulan sebelum Manzambi kembali mencetak gol untuk memastikan kemenangan.
Yang menarik, kedua pemain tersebut dimasukkan tepat saat jeda minum atau hydration break di babak kedua. Yakin mengaku sengaja menunda pergantian pemain agar Bosnia tidak punya waktu untuk menyesuaikan strategi.
Keputusan tersebut terbukti sangat efektif dan langsung mengubah arah pertandingan. Swiss pun memperbesar peluang mereka untuk lolos ke babak gugur setelah mengoleksi kemenangan penting di Grup B.
Jeda Hydration Break Jadi Senjata Taktis Swiss

Murat Yakin mengungkap bahwa pergantian pemain sebenarnya bisa dilakukan lebih cepat. Namun, ia memilih menunggu hingga jeda minum kedua agar perubahan taktik terjadi tanpa memberi kesempatan lawan bereaksi.
Menurut Yakin, momentum jeda tersebut menjadi titik kunci dalam pertandingan. Swiss bisa memasukkan pemain-pemain cepat ketika Bosnia mulai kehilangan energi setelah bekerja keras sepanjang laga.
“Sangat penting bagi kami untuk mengerahkan seluruh energi kami di lapangan. Ini adalah strategi kami,” kata Yakin dikutip dari FotMob.
“Kami harus sangat sabar dan tetap fokus dalam pertandingan. Penting sekali bahwa setelah jeda minum kedua, kami mengubah beberapa hal. Itulah keunggulan kami. Kami memasukkan pemain-pemain yang sangat cepat. Lawan kami banyak berlari dan ini menciptakan celah,” imbuh Yakin.
Pergantian Pemain Langsung Mengubah Pertandingan

Dampak pergantian pemain terlihat hanya beberapa menit setelah Manzambi masuk. Pemain muda Swiss itu mencetak gol pembuka pada menit ke-74 sebelum Vargas memperbesar keunggulan.
Manzambi kemudian mencetak gol keduanya di penghujung pertandingan untuk melengkapi kemenangan 4-1 Swiss. Tiga gol pemain pengganti Swiss menjadi bukti nyata keberhasilan strategi Yakin.
“Kami bisa saja melakukan pergantian pemain lebih awal, tetapi kemudian lawan akan memiliki kesempatan untuk bereaksi. Itulah mengapa saya menunggu jeda 'hydration break'. Ini adalah keputusan yang tepat,” kata pelatih 51 tahun.
Kemenangan ini tidak hanya memperkuat posisi Swiss di Grup B, tetapi juga menunjukkan bagaimana detail kecil seperti pemanfaatan jeda minum bisa menjadi pembeda di level tertinggi sepak bola dunia.
Sumber: FotMob
Baca Ini Juga
- Salah Sebut Nama Iran dan Selandia Baru Saat Siaran Piala Dunia 2026, Komentator Asal Turki Langsung Dipecat
- Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
- Prediksi Piala Dunia 2026: Ekuador vs Curacao 21 Juni 2026
- Argentina Punya Dilema di Lini Depan, Lautaro Martinez atau Julian Alvarez untuk Lawan Austria?
- Prediksi Piala Dunia 2026: Jerman vs Pantai Gading 21 Juni 2026
- Prediksi Piala Dunia 2026: Tunisia vs Jepang 21 Juni 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 18 Juli 2026 10:00Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juli 2026 10:00Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Juli 2026 10:00Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
-
piala dunia 18 Juli 2026 07:00Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
-
piala dunia 17 Juli 2026 18:15Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
SOROT
-
Liputan6 18 Juli 2026 12:10Identitas 3 Anggota KKB yang Tewas Usai Baku Tembak dengan Aparat
-
Liputan6 18 Juli 2026 10:37Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sibolangit Diamankan
-
Liputan6 18 Juli 2026 09:51Anwar Ibrahim Ancam Usir Warga Israel dari Malaysia
-
Liputan6 18 Juli 2026 09:19Kronologi Penemuan Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Kuningan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300431/original/072479000_1784351434-1002507749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020667/original/078429400_1578929963-20200114-Pangkalan-AS-di-Irak-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3176861/original/059460500_1594460731-080457900_1594372867-20200710-Kereta-Jarak-Jauh-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300124/original/030135500_1784294168-IMG_9236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5291960/original/050115400_1753237541-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/725476/original/ilustrasi_pistol.jpg)

