Demi Bersaing dengan Tim Lainnya, Kompany Yakin Man City Harus Belanja Besar
Richard Andreas | 1 September 2018 21:30
- Manchester City menjelma menjadi salah satu kekuatan baru di Premier League dalam 10 tahun terakhir. Pembangunan Man City dimulai pada tahun 2008 silam saat Sheikh Mansour mengambil alih kepemilikan Man City dari Thaksin Shinawatra.
Sejak saat itu, Man City mendapat uang segar untuk belanja banyak pemain-pemain hebat. Dalam periode satu dekade sejak pembangunan tersebut, Man City sukses menjuarai Premier League tiga kali pada musim 2011/12, 2013/14, dan terakhir 2017/18.
Bek senior Man City, Vincent Kompany adalah salah satu saksi perkembangan Man City dalam sepuluh tahun terakhir. Dia adalah salah satu pemain pertama yang menjadi bagian skuat Man City pada 2008 silam.
Meski Man City dikritik sebagai tim 'instan' yang membeli pemain-pemain hebat demi gelar juara, Kompany tak merasa demikian. Baca penjelasannya di bawah ini:
Mengejar Ketertinggalan
Menurut Kompany, pembelian besar-besaran yang dilakukan Man City adalah tindakan rasional. Kala itu, Man City jelas kalah bersaing dari tim-tim kuat lainnya. Membeli pemain-pemain hebat adalah satu-satunya cara mendongkrak kekuatan tim.
Setiap investasi yang dilakukan Man City dewasa ini dilakukan untuk menyalip tim-tim lain yang lebih unggul 20 tahun, buka Kompany di skysports.
Alternatifnya adalah anda pergi ke Jerman dan anda harus melawan Bayern Munchen yang mendominasi liga setiap tahun karena mereka punya 11 juta pendukung. Jadi apa alternatif lainnya?
Jadi apa yang adil soal status quo? Haruskah Man City ke divisi ketiga dan mengatakan bahwa 'kami punya suporter hebat tetapi kami tak boleh meraih kesuksesan?', tanya Kompany.
Hasrat Liga Champions

Lebih lanjut, Kompany juga angkat bicara soal hasrat Man City di Liga Champions yang tak kunjung terpuaskan. Kompany mengakui Premier League adalah gelar yang luar biasa, namun Liga Champions memiliki kelas yang lebih baik.
Musim ini Man City kian percaya diri tampil di kompetisi tertinggi Eropa tersebut. Skuat kuat yang diisi oleh pemain hebat di tiap posisi menjadi salah satu alasannya.
Mudah dijelaskan, satu hal yang belum anda miliki adalah hal yang sangat anda inginkan, kata Kompany soal trofi Liga Champions.
Premier League masih menjadi hadiah besar untuk diraih, jadi keduanya prioritas yang setara, namun pikiran anda mengatakan bahwa hal yang belum anda dapatkan adalah yang paling anda inginkan, tandasnya. (sky/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video maskot Asian Games 2018 yang menjadi favorit pilihan para wanita yang menjadi pengunjung GBK.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

