Demi Fair Play, Leeds Biarkan Gawang Mereka Dibobol Aston Villa
Ari Prayoga | 28 April 2019 23:32
Bola.net - - Sebuah kejadian menarik mewarnai laga lanjutan Championship Inggris yang mempertemukan tuan rumah Aston Villa melawan Leeds United, Minggu (28/4).
Leeds membutuhkan poin penuh untuk tetap menjaga peluang mereka promosi langsung ke Premier League. Jika gagal menang, maka pesaing mereka, Sheffield United berhak memastikan jatah promosi.
Namun demi menjunjung tinggi fair play, manajer Leeds, Marcelo Bielsa membiarkan gawang timnya untuk dibobol Aston Villa sehingga membuat skor akhir menjadi 1-1.
Berkat hasil ini, Sheffield pun dipastikan promosi menemani Norwich City. Sementara Leeds harus berjuang meraih jatah promosi lewat babak play-off.
Lantas, mengapa Bielsa melakukan hal tersebut? Simak cerita selengkapnya di bawah ini.
Kronologi Kejadian
Ketika laga memasuki menit ke-72, pemain Aston Villa, Jonathan Kodjia terkapar dan harus mendapatkan perawatan tim medis. Namun para pemain Leeds memilih untuk tetap melanjutkan pertandingan.
Serangan Leeds pun diakhiri dengan tembakan Mateusz Klich yang membobol gawang tuan rumah. Sontak hal ini memancing emosi para pemain Aston Villa. Baku hantam antarpemain pun sempat terjadi dan menyebabkan sayap The Villans, Anwar El-Ghazi dikartu merah akibat perseteruan dengan Patrick Bamford.
Setelah keributan itu reda, Bielsa rupanya menyuruh agar anak asuhnya diam saja ketika Aston Villa kembali memulai laga dari titik kick-off.
Hanya ada bek Leeds, Pontus Jansson yang mencoba menghalangi pergerakan Albert Adomah. Namun Adomah akhirya dibiarkan mencetak gol ke gawang yang sudah kosong ditinggal kiper Leeds. Skor pun menjadi sama kuat kembali.
Penjelasan Bielsa
Seusai pertandingan, Bielsa mencoba menjelaskan alasan dirinya melakukan tindakan sportif yang menyita perhatian tersebut.
"Kami mengembalikan gol pada mereka. Semua orang melihat faktanya. Kami menunjukkan interpretasi kami terhadap fakta dengan melakukan apa yang kami lakukan," ujar Bielsa kepada Sky Sports.
"Sepak bola Inggris terkenal dengan [sikap sportif] ini. Saya tak harus mengomentari hal seperti ini yang umum di Inggris," tambahnya.
Respon Dean Smith
Tindakan sportif yang dilakukan Bielsa dan tim Leeds secara keseluruhan mendapat respon positif dari manajer Aston Villa, Dean Smith. Rupanya, Smith mengakui bahwa dirinya sempat meminta kepada Bielsa untuk membiarkan timnya mencetak gol balasan.
"Saya meminta padanya [Bielsa], dan ia menjawab 'Tidak, saya sepakat'. Saya rasa mereka semua sepakat. Dia meminta maaf, jadi saya katakan mereka harus membiarkan kami mencetak gol. Mereka membicarakannya dan berkata 'ok'. Saya sangat menghormati keputusan mereka," tutur Smith.
"Klich meminta maaf pada saya seusai laga. Dia berkata, 'Saya seharusnya tak melakukannya, itu salah'. Namun kredit pantas diberikan pada Leeds United dan Marcelo Bielsa karena memberikan kesempatan pada kami untuk memperbaikinya," tukasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Tes Medis di MU Hari Ini, Segera Diperkenalkan ke Publik
Liga Inggris 14 Juli 2026, 08:59
-
Here We Go! Gantikan Ederson, Manchester United Rekrut Youri Tielemans
Liga Inggris 13 Juli 2026, 17:38
-
Andrey Santos Beres, MU Tuntaskan Transfer Ketiga Di Musim Panas ini!
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:26
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












