Demi Manchester United, Solskjaer Harus Berani Membuang Benalu dalam Skuat
Richard Andreas | 27 Mei 2019 10:00
Bola.net - - Mantan pemain Manchester United, Jaap Stam mendukung Ole Gunnar Solskjaer untuk membuat keputusan-keputusan berani sebagai bos Setan Merah. Stam yakin Solskjaer harus berani merombak skuat jika ingin mengembalikan MU sebagai tim yang bersaing merebut trofi.
Musim depan bakal jadi musim penuh pertama Solskjaer sebagai bos MU. Dia menerima MU di pertengahan musim 2018/19 ini sebagai pelatih interim, melakukan tugasnya cukup baik dan mendapatkan jabatan permanen.
Biar begitu, pada akhirnya MU kembali merosot. Solskjaer mungkin bisa menyadari betapa buruknya kondisi skuat MU yang sebenarnya. Musim depan, dia harus bisa menyelesaikan masalah-masalah tersebut.
Stam percaya Solskjaer harus jadi pelatih yang tidak kenal belas kasihan. Mengapa begitu? Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tak Boleh Kasihan
Bagi Stam, sebelum MU semakin buruk, Solskjaer harus segera memperbaiki kondisi saat ini. Solskjaer harus berani, bahkan sedikit kejam, dalam mengevaluasi skuat MU yang sekarang, bahkan jika itu berarti melepas beberapa pemain yang masih terikat kontrak cukup panjang.
"Saya kira kami jelas membutuhkan pemain-pemain berkualitas di depan, di lini tengah, juga di barisan empat bek," buka Stam kepada Sky Sports.
"Anda menginginkan skuat yang kompetitif satu sama lain. Setiap pemain harus saling mendorong untuk memaksimalkan kemampuan masing-masing - untuk mencapai sesuatu yang penting."
Pilihan Sulit
Tugas Solskjaer tidak mudah. Dia harus menentukan pemain-pemain yang sudah tidak pantas untuk MU sembari berusaha menentukan target yang tepat untuk mengembangkan MU lebih baik lagi.
"Setelah beberapa musim terakhir dan bagaimana segalanya berjalan, saya rasa baik untuk mengevaluasi ulang segala hal dalam tim. Lihat pemain-pemain, lihat apa yang telah mereka lakukan dan apa yang telah mereka capai."
"Bahkan pemain-pemain yang masih terikat kontrak sampai tiga atau empat musim, anda harus membuat keputusan soal mereka dan apa yang ingin anda lakukan pada mereka," sambung Stam.
"Pada akhirnya, yang paling penting adalah mencapai target yang telah ditetapkan, terkadang anda harus membuat keputusan sulit untuk melakukan itu," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59









