Derby Manchester: Guardiola Menang Rekor, Solskjaer Unggul Head to Head
Asad Arifin | 11 Desember 2020 11:42
Bola.net - Laga kontra Manchester City pada pekan ke-12 Premier League musim 2020/2021 bisa jadi ujian berat bagi Ole Gunnar Solskjaer. Pasalnya laga di Old Trafford, Minggu (13/12) dini hari WIB, disebut menentukan nasibnya sebagai pelatih Manchester United.
Hal ini tak lepas dari buruknya raihan United pada dua laga terakhir mereka. Pada laga terakhir, Setan Merah kalah dari RB Leipzig, dan harus tersingkir dari Liga Champions 2020/2021.
Sayangnya, dalam laga yang disebut sebagai ujian penentuan akhir pekan ini, Solskjaer harus bertemu dengan Josep Guardiola. Manajer Manchester City ini dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik dunia saat ini.
Bagaimana perbandingan data antara Solskjaer dan Guardiola? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Pengalaman Guardiola Lebih Banyak

Guardiola dan Solskjaer masuk ke dunia kepelatihan dalam waktu yang sama. Pada Juli 2007, Guardiola memulai kariernya di bidang kepelatihan. Ia didapuk menjadi manajer Barcelona B pada 1 Juli 2007.
Sementara, pada waktu yang sama, Solskjaer juga masuk ke dunia kepelatihan. Namun, waktu itu, ia tak langsung menangani tim. Pelatih asal Norwegia tersebut menjadi pelatih bagi barisan penyerang Manchester United.
Kendati memulai karier kepelatihan dalam waktu bersamaan, Guardiola lebih banyak memimpin timnya di pertandingan dibandingkan Solskjaer. Sejauh ini, Guardiola sudah memimpin timnya sebanyak 659 kali. Sementara, Solskjaer 'baru' memimpin timnya dalam 404 pertandingan.
Rataan Poin Guardiola Ungguli Solskjaer

Tak hanya urusan pengalaman, Guardiola juga memiliki keunggulan lain dari Solskjaer. Rataan poin pelatih asal Spanyol ini lebih bagus ketimbang Solskjaer.
Dalam 659 laga yang dilakoni timnya, Guardiola berhasil membawa timnya meraih 488 kemenangan dan 92 kali hasil imbang. Sisanya, 79 kali, ia menelan kekalahan. Total, ia meraih 1556 poin. Rata-rata, dalam tiap pertandingan, Guardiola meraih 2,36 poin.
Sementara, dalam 404 pertandingan yang telah dilakoninya, Solskjaer memimpin timnya meraih 220 kemenangan dan 73 hasil imbang. Sementara, 111 laga sisanya berakhir dengan kekalahan. Total, sepanjang kariernya sebagai pelatih, ia mendapat 733 poin. Rata-rata, dalam tiap pertandingan, Guardiola meraih 1,81 poin.
Trofi Guardiola Lebih Melimpah

Tak hanya unggul soal pengalaman dan rataan poin per pertandingan, Guardiola pun unggul soal raihan trofi. Sejauh ini, pelatih asal Spanyol tersebut sudah mengoleksi 31 trofi, termasuk trofi juara La Liga, juara Bundesliga, juara Premier League, dan juara Liga Champions.
Sementara, untuk urusan trofi, Solskjaer harus mengakui keunggulan telak Guardiola. Ia baru mengoleksi tiga trofi, dua trofi juara Liga Norwegia dan satu trofi juara Piala Norwegia.
Solskjaer Unggul Head to Head

Di sisi lain, ada hal di mana Solskjaer unggul dari Guardiola. Ia unggul head to head dari pelatih berusia 49 tahun tersebut.
Sepanjang karier kepelatihan mereka, Solskjaer sudah lima kali bersua dengan Guardiola. Hasilnya, pelatih berusia 47 tahun ini meraih tiga kali kemenangan dan harus menelan dua kali kekalahan.
Sementara, dari enam laga melawan City sepanjang karier kepelatihannya, Solskjaer meraih tiga kali kemenangan dan menelan tiga kali kekalahan.
Guardiola sendiri, sepanjang karier kepelatihannya, sudah 15 kali berhadapan dengan Manchester United. Hasilnya, ia meraih delapan kali kemenangan dan dua kali hasil imbang. Sisanya, lima kali, ia menelan kekalahan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Ini Juga:
- Pembelaan Lampard untuk Solskjaer: Dia Kerap Kritik Karena Dia Mantan Bintang MU
- Anthony Martial Bakal Cabut dari Manchester United Musim Depan?
- MU Tersingkir dari Liga Champions, Taktik Ole Gunnar Solskjaer Dianggap Tak Masuk Akal
- Jadwal Siaran Langsung Premier League di NET TV Pekan Ini, 12-13 Desember 2020
- Kesaksian Dimitar Berbatov: Latihan Bareng Cristiano Ronaldo Ibarat Perang!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

