Di Balik Kegagalan Transfer Dejan Lovren
Asad Arifin | 3 September 2019 11:22
Bola.net - Dejan Lovren nyaris pindah dari Liverpool pada bursa transfer musim panas 2019 ini. AS Roma disebut akan menjadi klub baru sang 'Pemain Terbaik Dunia' tersebut.
Dejan Lovren tidak lagi menjadi pemain utama di lini belakang Liverpool. Pemain berusia 30 tahun tersebut kalah bersaing dengan Joel Matip dan Virgil van Dijk yang lebih sering tampil sebagai pemain inti.
Bahkan, Dejan Lovren juga tidak menjadi pilihan utama untuk peran pengganti. Dejan Lovren masih kalah bersaing dengan Joe Gomez, jika Van Dijk dan Matip tidak bisa bermain.
Dejan Lovren memang tidak masuk dalam rencana utama Liverpool pada musim 2019/2020 ini. Namun, apa alasan transfer pemain asal Kroasia ke AS Roma batal? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Jurgen Klopp Gagalkan Transfer Dejan Lovren
Dikutip dari The Mirror, pada awalnya Liverpool memang ingin melepas Dejan Lovren. Sebab, dia memang sudah tidak lagi menjadi pilihan utama. Tetapi, rupanya The Reds berubah haluan ketika Dejan Lovren hampir pindah ke Roma.
Jurgen Klopp dikabarkan berada di balik kegagalan transfer Dejan Lovren. Klopp merasa tidak ada dampak positif ketika Liverpool melepas pemain berusia 30 tahun tersebut.
Dejan Lovren sendiri masih punya kontrak dengan Liverpool hingga tahun 2021.
Klopp sebenarnya tidak keberatan untuk melepas Dejan Lovren. Namun, dia merasa para pemain muda yang ada di Liverpool belum siap untuk menjadi pengganti Lovren. Karena itu, Klopp batal melepas eks pemain Lyon tersebut.
Liverpool kini punya dua pemain muda di posisi bek tengah yakni Sepp van den Berg dan Ki Jana Hoever. Kedua pemain baru berusia 17 tahun. Jurgen Klopp merasa bahwa kedua pemain punya potensi tetapi belum siap untuk tampil reguler.
Dejan Lovren Batal, Roma Dapat Chris Smalling
Dejan Lovren akhirnya batal pindah ke Roma. Akan tetapi, Roma mampu mendapatkan pemain belakang lain di bursa transfer. Roma meminjam Chris Smalling dari Manchester United sampai akhir musim 2019/2020 ini.
Roma memang sangat butuh pemain baru di lini belakang. Pasalnya, Il Lupi kehilangan Kostas Manolas yang pindah ke Napoli pada bursa transfer musim panas 2019 ini.
Sementara, Smalling sendiri sudah tidak dibutuhkan oleh Manchester United. Pemain berusia 29 tahun itu kalah bersaing setelah United memilih mendatangkan Harry Maguire dari Leicester City.
Sumber: The Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









