Di Balik Kepergian Pep Lijnders dari Manchester City dan Permintaan Guardiola
Afdholud Dzikry | 27 Mei 2026 07:43
Bola.net - Pep Lijnders resmi meninggalkan Manchester City setelah hanya kurang dari satu musim bekerja bersama Josep Guardiola. Mantan asisten Jurgen Klopp itu memilih pergi karena ingin kembali menetap bersama keluarganya di Belanda.
Keputusan tersebut diambil ketika Manchester City mulai bersiap menyusun staf baru menyusul perubahan di kursi pelatih. Selain Lijnders, sejumlah staf lain seperti Kolo Toure, Lorenzo Buenaventura, Manel Estiarte, dan Xabi Mancisidor juga meninggalkan klub.
Lijnders mengakui sejak awal pekerjaannya di City memang bukan proyek jangka panjang. Ia dan keluarganya sudah sepakat bahwa kembali tinggal lama di Inggris bukan lagi pilihan utama.
Situasi itu kemudian membuka cerita baru mengenai bagaimana Guardiola meyakinkannya bergabung ke Etihad, termasuk tiga hal penting yang diinginkan sang manajer untuk membangun ulang Manchester City.
Ajakan Guardiola

Lijnders mengungkap Guardiola menghubunginya pada Mei tahun lalu. Dalam pembicaraan tersebut, pelatih asal Spanyol itu menjelaskan ambisinya membentuk kembali Manchester City untuk terakhir kali.
Menurut Lijnders, Guardiola juga sudah mendapat restu dari Klopp sebelum melakukan pendekatan. Selain itu, Guardiola menegaskan bahwa kontraknya di City hanya tersisa dua tahun sehingga proyek tersebut tidak dirancang untuk jangka panjang.
"Ketika Pep menelepon saya pada Mei tahun lalu, saya langsung terbuka dengan tawaran itu. Dia mengatakan ingin membangun Manchester City yang baru sekali lagi," ujar Lijnders kepada AD.
"Dia juga mengatakan kontraknya tinggal dua tahun lagi. Jadi ini bukan proyek jangka panjang dan dia bertanya apakah itu menjadi masalah bagi saya," lanjutnya.
Tiga Hal yang Diminta Guardiola
Dalam proses perekrutan itu, Guardiola disebut memiliki tiga kebutuhan utama untuk staf pelatihnya. Ia ingin seseorang yang bisa memberinya ide-ide baru dan berbeda.
Selain itu, Guardiola menginginkan gaya bermain yang lebih agresif agar timnya mampu bersaing di Premier League yang semakin mengandalkan fisik. Inovasi dalam sesi latihan juga menjadi perhatian utama pelatih asal Spanyol tersebut.
"Guardiola mencari tiga hal secara khusus. Dia ingin pelatih yang bisa menantangnya dengan ide-ide baru, gaya bermain yang lebih agresif, dan inovasi di lapangan latihan," kata Lijnders.
Ia juga menggambarkan Guardiola sebagai sosok yang sangat detail dalam mempersiapkan pertandingan. Menurutnya, setiap rencana laga dipersiapkan dengan ketelitian luar biasa dari pagi hingga malam.
Faktor Keluarga Jadi Penentu Keputusan
Meski mendapat tawaran untuk tetap bertahan di struktur baru Manchester City, Lijnders akhirnya memilih pulang ke Belanda. Ia menilai keluarganya membutuhkan tempat tinggal yang lebih permanen.
Lijnders mengatakan dirinya tidak ingin kembali menjalani kehidupan jangka panjang di Inggris. Karena itu, ia merasa waktunya di Manchester City memang cukup sampai satu musim.
"Saya dan istri ingin memberikan tempat tinggal tetap untuk anak-anak kami yang terus tumbuh. Pindah kembali ke Inggris dalam waktu lama bukan lagi pilihan," ujar Lijnders.
"Tanpa keluarga, saya juga tidak akan menjalani musim kedua di sana," tambahnya.
Manchester City sendiri telah memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh staf yang pergi pada musim panas ini dan berharap mereka sukses dalam perjalanan karier berikutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


