Di Canio: Ada Iblis yang Bersemayam di Otak Balotelli
Editor Bolanet | 11 Agustus 2015 06:01
- Mantan bintang Lazio, Paolo Di Canio, belum lama ini berbicara soal pemain Liverpool, Mario Balotelli. Menurutnya, pemain 25 tahun tersebut tidak pernah memakai potensi yang dimilikinya secara maksimal.
Selain itu, dirinya juga mengatakan bahwa isi kepala sang pemain terdapat iblis yang seakan memengaruhinya. Ia masih muda, secara fisik ia juga kuat, ia adalah sosok atlit alami yang luar biasa. Tapi ia tidak pernah menggunakan potensi besarnya itu. Ada iblis yang hinggap di otaknya, ujar Di Canio kepada talkSPORT.
Ia melanjutkan, sudah banyak manajer yang ingin mengubah sikap Balotelli, namun dari sejumlah pelatih itu gagal menangani pemain yang dijuluki Si Bengal tersebut. Banyak manajer/pelatih coba untuk mengubahnya. Mancini adalah ayahnya dalam sepakbola, tapi ia bahkan tidak menginginkan Balotelli kembali ke Inter, imbuhnya.
Mourinho awalnya mengerti akan keadaan itu. Ia adalah pria yang bagus dalam membaca pemain dan ia melihat bahwa kalian tidak bisa mengubah anak ini (Balotelli). Ia kini sudah 25 tahun, ia harus mengubah sikapnya. Ia tidak bisa mengandalkan orang lain untuk menolongnya, tandas pria yang pernah menjabat sebagai pelatih Swindon Town itu.
Di sisi lain, ia juga mengaku berempati kepada mantan penggawa Inter Milan dan Manchester City tersebut. Kalian harus menunjukkan empati baik di saat baik dan buruk. Ini bukan seperti dirinya, pungkasnya.
Balotelli sempat digadang-gadang menjadi pemain muda yang memberikan pengaruh besar bagi klub yang dibelanya. Namun, entah mengapa dirinya tak kunjung membaik.
Bersama The Reds, ia hanya mampu melesakkan sebiji gol di ajang Premier League musim lalu.[initial]
(ts/yp)
Selain itu, dirinya juga mengatakan bahwa isi kepala sang pemain terdapat iblis yang seakan memengaruhinya. Ia masih muda, secara fisik ia juga kuat, ia adalah sosok atlit alami yang luar biasa. Tapi ia tidak pernah menggunakan potensi besarnya itu. Ada iblis yang hinggap di otaknya, ujar Di Canio kepada talkSPORT.
Ia melanjutkan, sudah banyak manajer yang ingin mengubah sikap Balotelli, namun dari sejumlah pelatih itu gagal menangani pemain yang dijuluki Si Bengal tersebut. Banyak manajer/pelatih coba untuk mengubahnya. Mancini adalah ayahnya dalam sepakbola, tapi ia bahkan tidak menginginkan Balotelli kembali ke Inter, imbuhnya.
Mourinho awalnya mengerti akan keadaan itu. Ia adalah pria yang bagus dalam membaca pemain dan ia melihat bahwa kalian tidak bisa mengubah anak ini (Balotelli). Ia kini sudah 25 tahun, ia harus mengubah sikapnya. Ia tidak bisa mengandalkan orang lain untuk menolongnya, tandas pria yang pernah menjabat sebagai pelatih Swindon Town itu.
Di sisi lain, ia juga mengaku berempati kepada mantan penggawa Inter Milan dan Manchester City tersebut. Kalian harus menunjukkan empati baik di saat baik dan buruk. Ini bukan seperti dirinya, pungkasnya.
Balotelli sempat digadang-gadang menjadi pemain muda yang memberikan pengaruh besar bagi klub yang dibelanya. Namun, entah mengapa dirinya tak kunjung membaik.
Bersama The Reds, ia hanya mampu melesakkan sebiji gol di ajang Premier League musim lalu.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








