Di Mata Arne Slot, Man United Adalah Tim yang Main Bola-Bola Panjang
Tim Bolanet | 20 Oktober 2025 13:31
Bola.net - Arne Slot dengan tegas mengungkapkan kekecewaannya setelah Liverpool takluk 1-2 dari Manchester United di Anfield, Minggu malam. Dalam sesi wawancara pascapertandingan, pelatih Belanda itu secara terbuka menyebut United sebagai "tim bola panjang" dan merasa timnya seharusnya tidak kalah.
Kekalahan tersebut memperpanjang tren negatif The Reds menjadi empat laga tanpa meraih kemenangan di seluruh kompetisi. Ini merupakan catatan terburuk mereka sejak 2014.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi yang pertama bagi United di Anfield sejak 2016. Hasil tersebut juga menandai dua kemenangan berturut-turut perdana MU di Premier League di era Ruben Amorim.
Liverpool sebenarnya memulai musim dengan sangat meyakinkan. Mereka meraih tujuh kemenangan beruntun, termasuk lima di ajang liga domestik.
Namun, momentum positif itu terhenti sejak kekalahan 1-2 di markas Crystal Palace pada akhir September. Hasil buruk kemudian berlanjut melawan Galatasaray dan Chelsea sebelum akhirnya tumbang di tangan United.
Rentetan hasil mengecewakan ini membuat posisi Liverpool di klasemen semakin terancam. Slot kini menghadapi tekanan besar untuk segera memulihkan performa timnya.
Slot: Sulit Melawan Tim yang Main Bola Panjang
Slot berpendapat bahwa Liverpool sebenarnya tampil cukup solid dalam hal menciptakan peluang. Namun, eksekusi di depan gawang masih jauh dari maksimal.
Dalam wawancara dengan BBC Match of the Day, ia menyampaikan pandangannya. "Selalu sulit berhadapan dengan tim yang bertahan menggunakan blok rendah dan lebih sering mengandalkan bola panjang," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa situasi menjadi lebih rumit setelah timnya tertinggal hanya semenit sejak kick-off dimulai. "Apalagi ketika salah satu pemain kami tergeletak di lapangan saat gol pertama terjadi," keluhnya.
Slot melanjutkan pernyataannya dengan nada frustrasi. "Jika sebelum pertandingan ada yang mengatakan kami akan menciptakan sebanyak ini peluang melawan blok rendah dan bola-bola panjang, saya tidak akan mempercayai kami bisa kalah."
Namun, kenyataan berbicara lain. "Nyatanya, kami kemasukan dua gol, dan satu di antaranya dari situasi bola mati," katanya.
Slot mengakui rasa frustrasinya karena kesalahan serupa terus berulang. Khususnya dalam hal pertahanan dari situasi bola mati yang terus menerus menghantui timnya.
Menurutnya, kelemahan tersebut membuat Liverpool kesulitan mempertahankan konsistensi performa di level kompetisi tertinggi. Masalah ini harus segera diatasi agar tidak terus merugikan tim.
Set Piece Jadi Masalah Serius Liverpool

Pelatih asal Belanda itu memberikan peringatan tegas kepada para pemainnya. Ia menyoroti lemahnya pertahanan Liverpool dari situasi bola mati yang menjadi masalah kronis.
"Kami memang memberikan satu atau dua peluang tambahan selain dua gol tersebut," katanya. "Tapi saat tertinggal, tentu Anda harus mengambil risiko lebih besar."
Slot menekankan bahwa masalah sebenarnya bukan pada permainan terbuka. "Faktanya, kami jarang benar-benar kebobolan dari serangan terbuka," ungkapnya.
Ia melanjutkan dengan tegas. "Masalahnya justru kami terlalu sering kemasukan gol dari bola mati," tegasnya.
Slot menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan berlanjut. "Sulit untuk memenangi pertandingan bila Anda memiliki catatan buruk dalam situasi bola mati," jelasnya.
Ia merujuk pada gol penentu yang dicetak Harry Maguire melalui sundulan pada menit ke-84. Gol tersebut menutup kemenangan 2-1 United setelah Cody Gakpo sempat menyamakan kedudukan.
Kekalahan ini membuat Liverpool merosot ke peringkat keempat klasemen. Mereka kini tertinggal empat poin dari pemuncak Arsenal.
Sementara itu, United naik ke posisi kesembilan dan mulai memperlihatkan sinyal kebangkitan di bawah arahan Amorim. Momentum positif ini diharapkan bisa terus berlanjut di pertandingan-pertandingan mendatang.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Striker Haus Gol Manchester United itu Bernama Harry Maguire!
Setelah Sekian Purnama, Ruben Amorim Akhirnya Raih Dua Kemenangan Beruntun di MU
Malam Kelam Liverpool di Anfield: Salah dan Isak yang Tak Berdaya
Main Apik dan Menang di Anfield: Awal Kebangkitan Manchester United?
4 Kekalahan Beruntun dan Anfield yang Tak Bertuah Lagi: Apa yang Terjadi dengan Liverpool?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andoni Iraola Hari Ini Teken Kontrak Sebagai Pelatih Baru Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:02
-
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Liga Spanyol 4 Juni 2026, 07:38
-
Chelsea Tutup Pintu Keluar untuk 4 Pemain 'Tak Tersentuh' Ini
Liga Inggris 3 Juni 2026, 23:27
LATEST UPDATE
-
Manchester United Lakukan Perombakan Besar, 4 Pemain Tinggalkan Klub
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:24
-
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Liga Italia 4 Juni 2026, 14:21
-
Nomor Punggung Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 12:44
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














