Diam-Diam, Solskjaer Sebenarnya Takut Dipecat Jika MU Gagal Lagi
Richard Andreas | 14 Oktober 2019 11:40
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan diam-diam mencemaskan kariernya sebagai pelatih Manchester United. Solskjaer takut dipecat apabila Setan Merah gagal finis dalam zona enam besar di Premier League musim ini.
Musim baru seumur jagung, tapi posisi Solskjaer mulai tidak aman. Desas-desus pemecatan mengudara pasca MU hanya bisa mengamankan peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 9 poin dari 8 pertandingan.
Torehan itu jelas buruk, bahkan salah satu yang terburuk dalam sejarah MU. Ada banyak masalah dalam skuad MU, tapi tetap saja Solsjaer yang disalahkan.
Solskjaer butuh waktu, tapi di dunia sepak bola modern ini, waktu adalah salah satu aspek yang paling berharga, juga langka. Solskjaer tahu pihak klub bisa memecatnya dengan mudah.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Takut Dipecat
Mengutip Daily Mail, Solskjaer cemas dipecat karena sejumlah faktor. MU hanya berada dua poin di atas zona degradasi, yang bisa jadi lebih buruk beberapa laga ke depan.
Pihak klub sebenarnya sudah mencoba menenangkan dan memastikan bakal memberi waktu pada Solskjaer untuk membangun skuad. Namun, biasanya pihak klub terpaksa mengubah pendirian mereka karena tekanan fans.
Solskjaer diberi waktu, tapi di saat yang sama dia cemas bakal dipecat jika gagal membawa MU menembus enam besar klasemen akhir Premier League musim ini - empat besar tampak mustahil. Bagaimanapun, MU tidak boleh terlalu nyaman sebagai klub medioker.
Tak hanya itu, Solskjaer juga memahami pentingnya trofi. Jika bisa bertahan musim ini, dia tahu MU wajib meraih trofi pada musim berikutnya.
Mencari Pengganti
Memecat Solskjaer adalah satu hal, mencari pengganti yang tepat adalah hal lain. Sejauh ini, tampaknya Solskjaer masih layak dianggap sebagai yang terbaik dalam hal kecocokan dengan filosofi klub.
Sebagai mantan pemain, Solskjaer jelas sangat memahami MU. Dia berusaha mengembalikan MU seperti sedia kala, yakni tim yang mau mengandalkan pemain-pemain muda dan bermain menyerang.
Proyek besar seperti itu tentu membutuhkan waktu, pihak klub sudah memahami situasi ini dan mendukung Solskjaer untuk tetap bekerja. Namun, ternyata Solskjaer tetap mengkhawatirkan masa depannya, khususnya jika pihak klub tidak bisa memberikan dukungan maksimal di bursa transfer.
Sumber: Daily Mail
Baca ini juga ya!
Hasil Studi: Manchester City Tim Terbaik, Manchester United Nomor 15 Kalah dari RB Leipzig
Manchester United Tertarik Beli Miralem Pjanic
Ironis, Manchester United Laporkan Beban Gaji Tertinggi dalam Sejarah Premier League
Mario Mandzukic Sudah Sepakat, MU Harus Bayar Rp155 Miliar ke Juventus
Manchester United Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Dapatkan Declan Rice pada Januari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















