Dibeli Rp 954 Miliar, Fred jadi Transfer Terburuk Premier League
Asad Arifin | 31 Mei 2019 14:59
Bola.net - - Sebuah poling dilakukan oleh salah satu situs olahraga terpopuler di Eropa, Sportsmole. Hasilnya, gelandang Manchester United, Fred, meraih gelar transfer terburuk pada musim 2018/19 lalu.
United membeli Fred dari Shakhtar Donetsk pada awal musim 2018/19 ini. Bersama dengan klub lamanya, Fred mampu tampil sangat memukau. Bahkan, sebelum memilih United, ada banyak klub yang juga mengincarnya.
Setan Merah harus membayar 53 juta pounds untuk mendapatkan Fred dari Donetsk. Harga tersebut berada pada kisaran Rp 954 miliar. Bukan harga yang murah tentunya.
Namun, kontribusi pemain berusia 26 tahun tersebut masih jauh dari harapan. Dia bahkan tidak mampu tampil secara reguler. Fred tidak menembus tim inti United. Dia hanya memainkan 13 laga sebagai pemain inti di Premier League.
Dengan harga yang mahal, capaian Fred dinilai jauh dari harapan. Para pembaca Sportsmole pun memberi label pembelian terburuk musim 2018/19 untuk pemain asal Brasil tersebut. fred meraih 'gelar' Sports Mole's Reader Awards untuk pembelian terburuk.
Siapa lagi pemain yang mendapat status pembelian terburuk? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Arsenal Sumbang Dua Pemain
Di bawah posisi Fred, ada dua pemain Arsenal yang memperoleh suara terbanyak untuk kategori transfer paling buruk. Di posisi kedua adalah gelandang Denis Suarez yang diboyong oleh Arsenal pada Januari 2019 dari Barcelona.
Denis Suarez tidak memainkan satu laga pun bersama Arenal sebagai pemain inti. Dia baru bermain empat kali sebagai pengganti. Namun, dia lantas mengalami cedera dan harus absen hingga akhir.
Pemain Arsenal lain, Stephan Lichtsteiner, berada di posisi ketiga. Pemain asal Swiss didatangkan dari Juventus pada awal musim dengan status bebas transfer. Lichtsteiner tak mampu bersaing untuk mendapatkan tempat utama di Arsenal.
Sementara itu, dua nama lain yang masuk dalam lima besar transfer paling buruk adalah Lazar Markovic [Fulham] dan Dominic Solanke [Bournemouth]. Mereka tidak mampu memberikan dampak maksimal kepada klub barunya. Bahkan tidak sering dimainkan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








