Diego Costa Dikritik, Diego Costa Dibela
Editor Bolanet | 21 September 2014 12:36
- Pelatih , Jose Mourinho memberikan pembelaan kepada striker andalannya, Diego Costa yang dinilai terlalu emosi dalam setiap penampilannya.
Pemain 25 tahun tersebut sukses tampil cemerlang di awal musim untuk tim barunya tersebut. Torehan tujuh gol dalam empat penampilan menjadi bukti bahwa mantan striker Atletico Madrid tersebut memang pantas dihargai mahal.
Namun, baru-baru ini Costa mendapatkan kritik dari pelatih Everton, Roberto Martinez yang menilai bahwa Costa terlalu emosi dan kerap memprovokasi pemain lawan, seperti yang dilakukannya saat melawan Everton kepada Seamus Coleman di mana The Blues menang 6-3 pada laga itu.
Kritikan itu adalah sebuah kepalsuan. Mungkin penilaian itu berdasarkan apa yang terjadi musim sebelumnya, bukan musim ini. Di sini dia mendapatkan saran yang tepat, pendidikan yang benar, bela Mourinho.
Wasit berada di sana untuk melihat provokasi. Costa sedang mencoba bermain dan dia tak takut lawan agresif. Dia tak membiarkan pemain lain mengintimidasinya. Dia tak memprovokasi pemain lain. Costa berada di lapangan hanya untuk bermain sepakbola dan mencetak gol, tandasnya.[initial]
(sm/dzi)
Pemain 25 tahun tersebut sukses tampil cemerlang di awal musim untuk tim barunya tersebut. Torehan tujuh gol dalam empat penampilan menjadi bukti bahwa mantan striker Atletico Madrid tersebut memang pantas dihargai mahal.
Namun, baru-baru ini Costa mendapatkan kritik dari pelatih Everton, Roberto Martinez yang menilai bahwa Costa terlalu emosi dan kerap memprovokasi pemain lawan, seperti yang dilakukannya saat melawan Everton kepada Seamus Coleman di mana The Blues menang 6-3 pada laga itu.
Kritikan itu adalah sebuah kepalsuan. Mungkin penilaian itu berdasarkan apa yang terjadi musim sebelumnya, bukan musim ini. Di sini dia mendapatkan saran yang tepat, pendidikan yang benar, bela Mourinho.
Wasit berada di sana untuk melihat provokasi. Costa sedang mencoba bermain dan dia tak takut lawan agresif. Dia tak membiarkan pemain lain mengintimidasinya. Dia tak memprovokasi pemain lain. Costa berada di lapangan hanya untuk bermain sepakbola dan mencetak gol, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















