Dier Nyinyiri Rival Spurs Yang Belanja Gila-gilaan
Dimas Ardi Prasetya | 2 September 2018 13:57
- Gelandang muda Tottenham Eric Dier menyebut tindakan tim-tim yang berbelanja pemain sampai ratusan juta merupakan tindakan yang gila.
Dalam beberapa musim belakangan ini, tim-tim papan atas di liga Inggris makin jor-joran dalam membeli pemain berkualitas. Mereka rela mengeluarkan banyak uang demi satu pemain saja.
Sebut saja Manchester City, Manchester United, Chelsea hingga Liverpool dan Arsenal. Mereka semua memiliki setidaknya satu pemain yang harganya lebih dari 50 juta pounds.
Di sisi lain, Tottenham tak mau mengikuti langkah rival-rivalnya itu. Bahkan yang paling ekstrim, mereka tak aktif berbelanja pemain pada musim panas 2018 kemarin.
Hasil Positif

Meski tak membeli pemain seperti para rivalnya, akan tetapi Spurs tetap bisa meraih hasil apik. Dari tiga pertandingan di liga, mereka terus meraih kemenangan.
Bahkan salah satunya diraih dari Man United. Mereka bisa menag telak 3-0 meski bermain di Old Trafford.
Sejauh ini, Spurs telah memasukkan delapan gol dan kemasukan dua kali saja dari tiga laga. Mereka sekarang mengoleksi sembilan poin.
Di pekan keempat ini, Spurs akan berduel melawan Watford. Pertandingan itu akan dilangsungkan di Vicarage Road.
Langkah Gila

Aksi para tim rival itu dikritik oleh Dier. Ia menyebut jika memang sebuah tim tampil jelek, maka solusinya bukanlah membeli pemain mahal-mahal tapi terus memoles pemain yang ada hingga tampil maksimal.
Ketika tim-tim besar tampil jelek, orang-orang mengatakan mereka harus menghabiskan 200 juta poundsterling untuk 300 juta poundsterling - saya pikir itu gila. Mereka melihat pada hal-hal yang salah jika mereka pikir mereka perlu menghabiskan uang semacam itu untuk berubah, ucapnya seperti dikutip The Mirror.
Ini adalah tentang bekerja dengan para pemain yang Anda miliki, mengeluarkan yang terbaik dari mereka dan membangun sesuatu. Budaya yang Anda ciptakan di tempat latihan, hubungan antara pemain - atmosfer. Ada 50 faktor yang berbeda, klaimnya.
Tentu saja, saya mengerti salah satunya adalah perekrutan pemain dan saya juga mengerti selalu ada sesuatu yang lebih baik di luar sana. Tapi bagi saya orang-orang menggunakannya sebagai alasan. Sangat mudah untuk mengatakan: 'Kami hanya akan menghabiskan 100 juta pounds dan semuanya akan baik-baik saja. Sangat jauh dari itu jika Anda berpikir bahwa menghabiskan uang akan menyelesaikan berbagai hal, kritiknya.
Berita Video

Berita video momen dramatis tim sepak takraw Indonesia saat meraih medali emas di Asian Games 2018.
(mir/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















