Diincar Mourinho, Witsel Malah Pilih Bela Dortmund
Dimas Ardi Prasetya | 8 Agustus 2018 19:27
- Axel Witsel menolak peluang untuk bermain bagi Manchester United karena ia akan lebih dihargai saat bermain bagi Borussia Dortmund.
Gelandang asal Belgia itu musim panas 2017 lalu memilih hijrah ke Tiongkok. Ia dipinang oleh klub Tianjin Quanjian dari Zenit St Petersburg.
Akan tetapi, ia cuma bermain semusim saja di sana. Musim panas ini ia memilih untuk hujrah ke Borussia Dortmund.
Ia pindah ke Dortmund dengan transfer sebesar 20 juta euro. Ia dikontrak selama empat tahun di Westfalenstadion.
1 dari 3 halaman
Kunci Transfer ke Dortmund

Agen Witsel yakni Paul Stefani menceritakan bahwa kliennya cukup tak betah di Tiongkok. Ia kemudian bisa bebas pergi karena klausul rilisnya berhasil diturunkan semurah mungkin.
Kami mengobrol sebentar, Axel mengatakan: 'Mungkin saya ingin meninggalkan Tiongkok'. Saya katakan kepadanya dengan tertawa: 'Axel, saya berjanji bahwa saya akan datang dengan sesuatu yang sangat hebat!' Stefani mengatakan pada Het Laatste Nieuws.
Saya ingat bahwa beberapa bulan sebelumnya saya pernah ke Dortmund, di mana saya bertemu seseorang dari klub. Saya memanggil pria itu dan ia membuat saya terhubung dengan manajemen tim.
Direktur Olahraga Michael Zorc dan CEO Hans-Joachim Watzke mengundang saya untuk datang dan berbicara pada saat Axel berada di Piala Dunia di Rusia. Di sana saya mendengar bahwa Dortmund sedang mencari pemain seperti Witsel.
Saya menjelaskan kepada mereka bahwa pengacara Portugis dari Witsel telah menegosiasikan klausul rilis 20 juta Euro dengan Tianjin. Itu terdengar seperti musik bagi mereka, karena mereka berpikir bahwa Tianjin akan meminta sekitar 60 juta Euro untuk Axel. Ketika transfer kemudian mulai bergulir, orang-orang di klub masih berusaha keluar dari klausul pembelian itu, tetapi klausul itu sudah konklusif, terangnya.
2 dari 3 halaman
Opsi ke MU

Stefani kemudian mengungkapkan bahwa kliennya memiliki kesempatan untuk pindah ke United. Sebab Jose Mourinho menginginkan servisnya di Old Trafford.
Namun kliennya akhirnya memilih menolak peluang itu. Sebab ia merasa ia akan lebih dihargai di Dortmund.
Ada kandidat lain. Manchester United menginginkannya, Napoli juga. Tapi saya mengatakan kepada Axel: 'Di Dortmund Anda adalah yang nomor satu, di Manchester Anda adalah salah satu dari banyak pemain ... dan di Napoli juga', ungkapnya.
3 dari 3 halaman
Bukan Incaran Nomor 1

Selain itu ada hal lain yang membuatnya kian mantan memilih Dortmund ketimbang United. Stefani mengaku Witsel bukanlah target utama manajer asal Portugal itu, tapi gelandang Chelsea N'Golo Kante.
Saya tahu dari sumber yang sangat bagus bahwa Mourinho mengatakan ia menginginkan Witsel, tetapi tidak di tempat pertama. N'Golo Kante menduduki puncak daftar, katanya.
Akhirnya Axel berkata: 'Tolong saya dan selesaikan secepat mungkin, karena saya benar-benar ingin pergi ke Dortmund'.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












