Dimulai dari Miskin Piala, Sekarang Liverpool Ingin Juarai Setiap Kompetisi yang Ada
Yaumil Azis | 18 Desember 2019 10:24
Bola.net - James Milner bercerita soal transformasi yang terjadi di dalam tubuh Liverpool. Dari sebuah klub dengan minim prestasi hingga menjadi tim yang berambisi ingin menjadi juara di setiap kompetisi.
Sebelum Jurgen Klopp datang, Liverpool memang sedang mengalami paceklik prestasi. Pelatih asal Jerman itu datang dalam kondisi the Reds tak pernah lagi meraih trofi semenjak tahun 2012 lalu, itupun berasal dari ajang Carabao Cup.
Pelan tapi pasti, Klopp mengubah wajah Liverpool. Dan hasilnya terlihat jelas pada tahun 2019 ini, di mana the Reds berhasil keluar sebagai juara Liga Champions. Itu adalah trofi Liga Champions pertamaya sejak tahun 2005 silam.
Dan sepertinya, bakalan ada lagi 'paceklik' Liverpool yang akan berhenti di musim ini. Sekarang mereka memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan 10 poin dari penghuni peringkat kedua, Leicester City.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Trofi Pertama untuk Liverpool
Sayang, mereka sudah dipastikan takkan mendapatkan trofi dalam ajang Carabao Cup. Pada hari Rabu (18/12/2019) dini hari tadi, mereka dipastikan tersingkir setelah kalah telak dari Aston Villa dengan skor 0-5.
Namun itu tidak mengurangi ambisi the Reds untuk meraih gelar juara di musim ini. Mereka sedang menatap satu trofi yang bisa diraih pada tahun 2019 ini, Piala Dunia Antarklub. Perjalanan mereka akan dimulai hari Kamis (19/12/2019).
Menjelang laga, Milner menceritakan sedikit masa-masa awal di mana dirinya pertama kali bergabung dengan the Reds. Perlu diketahui bahwa Milner tiba di Anfield pada tahun yang sama dengan kedatangan Klopp.
"Sejak saya berada di klub, yang terpenting bagi klub adalah mendapatkan trofi pertama untuk masuk dalam kabinet," ujar Milner seperti yang dikutip dari Goal International.
Meraih Trofi Sebanyak-banyaknya
Dari titik itu sampai sekarang, di mana fans Liverpool bisa berharap tim kesayangannya meraih trofi dari ajang apapun. Milner menyatakan bahwa ambisi timnya sekarang adalah meraih trofi sebanyak-banyaknya.
"Kami tak ingin dikenang sebagai tim yang hanya meraih satu trofi besar. Kami ingin orang-orang mengingat kami sebagai sebuah kelompok dan melupakan pada tahun berapa kami memenangkan setiap trofinya," lanjutnya.
"Jalan di liga masih panjang namun dengan tempo serta cara yang kami mainkan butuh mentalitas spesial, dan kami telah menunjukkan itu, tapi grup sedang berfokus kepada langkah yang ada di depan mata," tutupnya.
Trofi yang sekarang ada di hadapan mata Liverpool adalah Piala Dunia Antarklub 2019. Langkah pertama mereka akan terjadi pada hari Kamis nanti dengan tim asal Meksiko, Monterrey, sebagai lawan pertamanya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Bukan 'Penjual Jersey', Ini Alasan Mengapa Takumi Minamino Cocok untuk Liverpool
- Cedera Serius, Memphis Depay Dapat Dukungan dari Gelandang Liverpool
- Pemain Muda Liverpool Ini Diklaim Punya Bakat untuk Bermain Bersama Mo Salah dkk
- Statistik Laga Aston Villa vs Liverpool: Kekalahan Terbesar The Reds Sejak 2017
- Skuad Muda Liverpool Tampil Luar Biasa Meski Kalah 0-5
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Man City vs Nottm Forest 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 02:30
-
Prediksi Brighton vs Arsenal 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 02:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Wolves vs Liverpool: Andre
Liga Inggris 4 Maret 2026, 06:31
-
Man of the Match Barcelona vs Atletico Madrid: Marc Bernal
Liga Spanyol 4 Maret 2026, 06:24
-
Man of the Match Como vs Inter: Josep Martinez
Liga Italia 4 Maret 2026, 06:14
-
Prediksi Newcastle vs Man Utd 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 03:15
-
Prediksi Aston Villa vs Chelsea 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 02:30
-
Prediksi Man City vs Nottm Forest 5 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 02:30
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24













