Diperingatkan Soal Tekanan di Manchester United, Senne Lammens Justru Tampil Tanpa Beban
Ari Prayoga | 27 Februari 2026 05:30
Bola.net - Kiper muda Senne Lammens mengakui dirinya sempat mendapat peringatan sebelum menerima tawaran bergabung dengan Manchester United pada hari terakhir bursa transfer musim panas lalu.
Didatangkan dari Royal Antwerp dengan mahar 18,1 juta poundsterling, Lammens yang saat itu belum pernah mencicipi caps bersama timnas senior Belgia langsung masuk ke salah satu posisi paling penuh tekanan di sepak bola: penjaga gawang utama di Old Trafford.
Lammens tak menampik bahwa ia telah diingatkan tentang besarnya ekspektasi publik terhadap klub raksasa Inggris tersebut.
“Mereka sedikit memperingatkan saya sebelumnya. Mereka bilang Manchester United itu berbeda, terutama soal media sosial,” ujarnya.
“Mereka mengatakan ini salah satu klub terbesar, bahkan mungkin yang terbesar.”
Pembuktian Lammens

Peringatan itu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa musim terakhir, posisi penjaga gawang di Manchester United menjadi sorotan tajam.
Pendahulunya, Andre Onana, sempat melakukan kesalahan fatal dalam kekalahan memalukan di ajang Carabao Cup. Sementara Altay Bayindir juga pernah melakukan blunder saat menghadapi Arsenal di awal musim.
Namun Lammens menjawab tekanan itu dengan performa stabil. Dalam debutnya melawan Sunderland pada Oktober lalu, ia bahkan mendapat nyanyian “Are you Schmeichel in disguise?” dari tribune Stretford End setelah melakukan tangkapan meyakinkan dari situasi sepak pojok, sebuah momen yang langsung membuat namanya dielu-elukan.
Filosofi: Tidak Perlu Spektakuler, yang Penting Konsisten

Berbeda dengan gaya flamboyan sebagian kiper modern, Lammens memilih pendekatan sederhana dan minim risiko.
Ia banyak berdiskusi dengan kiper senior Tom Heaton, yang kini menjadi mentor penting baginya di ruang ganti.
Menurut Lammens, menjadi kiper hebat bukan selalu soal penyelamatan spektakuler, tetapi tentang tidak memberikan peluang mudah kepada lawan.
“Terkadang bukan soal melakukan hal besar, tapi soal tidak memberikan pertandingan kepada lawan. Tetap fokus, tidak memberi kesalahan mudah. Itu juga kebanggaan tersendiri.”
Statistik pun mendukungnya. Hingga kini, ia belum melakukan satu pun kesalahan yang berujung gol di Premier League, berbanding terbalik dengan beberapa nama senior, termasuk kiper top lain yang sempat masuk radar United, Emiliano Martínez.
Peran Penting Tony Coton

Keputusan United merekrut Lammens tak lepas dari rekomendasi pencari bakat kiper klub, Tony Coton, mantan staf pelatih era Alex Ferguson.
Lammens mengaku memiliki hubungan yang baik dengan Coton sejak awal proses negosiasi. Ia merasa diyakinkan bahwa kepindahan ke Old Trafford adalah langkah yang tepat untuk perkembangan kariernya.
“Semua yang dia katakan menjadi kenyataan. Dia memberi saya kepercayaan diri bahwa ini adalah langkah yang benar.”
Tetap Rendah Hati di Tengah Sorotan

Meski kini berstatus kiper utama United, Lammens tetap mempertahankan gaya hidup sederhana. Ia bahkan masih menyempatkan diri mengunjungi sekolah lokal di Partington dalam rangka World Book Day sebelum kembali ke Carrington untuk menjalani sesi pemulihan tambahan.
Wawancara dengan media selesai pukul 16.20 waktu setempat, namun dua jam kemudian ia masih berada di pusat latihan.
Di luar lapangan, ia sempat menjadi sorotan paparazi saat makan malam bersama kekasihnya di restoran The Ivy, Manchester. Pengalaman itu diakuinya terasa “aneh tapi lucu” ketika diingat kembali.
Menunggu Giliran di Timnas Belgia

Di level internasional, Lammens mungkin masih harus bersabar. Posisi kiper utama Belgia saat ini masih dipegang oleh Thibaut Courtois, penjaga gawang Real Madrid yang usianya terpaut sepuluh tahun lebih tua darinya.
Menariknya, saat Courtois tampil di Piala Dunia 2014, Lammens baru berusia 12 tahun.
Idola masa kecilnya sendiri adalah Manuel Neuer. Dari Neuer, ia belajar tentang pentingnya menjadi kiper serba bisa tanpa kelemahan mencolok.
“Saya mencoba belajar dari semua orang. Tapi kalau soal permainan menyeluruh, mungkin Neuer.”
Dampak Michael Carrick

Di bawah arahan pelatih anyar Michael Carrick, suasana ruang ganti United disebut Lammens sangat positif. Dalam enam pekan awal kepemimpinannya, Carrick belum tersentuh kekalahan dan sukses membangun momentum, termasuk kemenangan penting atas Manchester City dan Arsenal.
Lammens memuji pendekatan Carrick yang komunikatif dan memahami tekanan pemain karena pernah berada di situasi serupa saat masih aktif bermain.
“Dia membantu kami dengan sangat baik. Cara dia berbicara menunjukkan bahwa dia pernah melalui semua yang kami alami. Saya tidak bisa cukup memujinya.”
Datang sebagai nama yang relatif asing, Senne Lammens kini menjelma menjadi sosok yang dapat diandalkan di bawah mistar Manchester United. Diperingatkan soal besarnya tekanan? Ya.
Namun sejauh ini, ia menjawabnya bukan dengan kata-kata, melainkan dengan ketenangan dan konsistensi di lapangan.
Sumber: The Sun
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Como, Emil Audero Bakal Merantau ke Spanyol
Liga Spanyol 1 September 2026, 23:23
-
Bukannya Beli Bek Kiri Baru, MU Bakal Beli Gelandang Baru di Deadline Day?
Liga Inggris 1 September 2026, 23:14
-
Here We Go! Manchester City Jadikan Enzo Fernandez Pemain Termahal di Inggris!
Liga Inggris 1 September 2026, 23:06
-
Paul Scholes Desak Manchester United Serius Kejar Lewis Hall
Liga Inggris 1 September 2026, 21:43
-
Inilah Skuad Timnas Voli Putra dan Putri Indonesia untuk Asian Games 2026
Voli 1 September 2026, 21:33
LATEST UPDATE
-
Kata Luke Shaw: MU Juara Premier League 2026/2027? Kenapa Tidak?
Liga Inggris 1 September 2026, 23:51
-
Harry Maguire Dukung Marcus Rashford Bersinar Lagi di Manchester United
Liga Inggris 1 September 2026, 23:38
-
Chelsea Tolak Pinangan Liverpool untuk Transfer Malo Gusto
Liga Inggris 1 September 2026, 23:34
-
Tinggalkan Como, Emil Audero Bakal Merantau ke Spanyol
Liga Spanyol 1 September 2026, 23:23
-
Bukannya Beli Bek Kiri Baru, MU Bakal Beli Gelandang Baru di Deadline Day?
Liga Inggris 1 September 2026, 23:14
-
Here We Go! Manchester City Jadikan Enzo Fernandez Pemain Termahal di Inggris!
Liga Inggris 1 September 2026, 23:06
-
Paul Scholes Desak Manchester United Serius Kejar Lewis Hall
Liga Inggris 1 September 2026, 21:43
-
Inilah Skuad Timnas Voli Putra dan Putri Indonesia untuk Asian Games 2026
Voli 1 September 2026, 21:33
-
Real Madrid 'Terjebak' Situasi Sulit untuk Menjual Ferland Mendy
Liga Spanyol 1 September 2026, 21:14
-
Resmi! Barcelona Tuntaskan Transfer Gabriel Jesus dari Arsenal
Liga Spanyol 1 September 2026, 20:11
-
Kabar Terbaru Jorge Salinas: Jadi Gabung Manchester United?
Liga Inggris 1 September 2026, 20:02
-
No Arsenal, No Barcelona! Julian Alvarez Terima Nasib Bertahan di Atletico!
Liga Spanyol 1 September 2026, 19:52
-
Aston Villa Tutup Pintu Bagi Manchester United untuk Daratkan Ian Maatsen
Liga Inggris 1 September 2026, 19:42
-
Chelsea Ingin Manu Kone Jadi Penerus Enzo Fernandez, AS Roma: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 1 September 2026, 19:33
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

