Ditinggal Jorginho ke Arsenal, Graham Potter Umumkan Penendang Penalti Baru Chelsea
Asad Arifin | 7 Maret 2023 12:22
Bola.net - Kepergian Jorginho ke Arsenal membuat Graham Potter terpaksa mencari pengganti untuk penendang penalti baru untuk Chelsea. Sang manajer Chelsea pun telah mengumumkan sosok yang menjadi eksekutor penalti baru The Blues.
Jorginho sendiri mengambil tawaran The Gunners dalam kesepakatan £12 juta setelah menghabiskan empat setengah tahun di Stamford Bridge dan menciptakan 93% gol dari titik putih (27). Pemain asal Italia tersebut sudah menyelesaikan 31 penalti ketika bersama The Blues dalam semua kompetisi yang membuat namanya bersinar.
Kini Chelsea akan dihadapkan melawan Borussia Dortmund pada Rabu (8/3/2023) dini hari nanti pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Kali ini giliran Stamford Bridge yang menjadi tuan rumah setelah sebelumnya harus kalah dengan agregat 0-1.
Sang pelatih Chelsea mengungkapkan pilihannya setelah sesi latihan mereka sebelum pertandingan Liga Champions besok. "Kai ([Havertz] adalah penendang penalti kami tanpa kehadiran Jorginho," ungkap Graham Potter.
"Para pemain selalu berlatih penalti. Kami siap untuk berbagai kemungkinan termasuk adu penalti. Kami ingin memenangkannya sebelum itu, tetapi jika tidak maka kami akan siap untuk melewatinya dengan cara itu."
Catatan Penalti Kai Havertz
Graham Potter telah menunjuk Havertz sebagai penendang penalti baru The Blues saat mereka mempersiapkan setiap kemungkinan jelang menghadapi Borussia Dortmund di Liga Champions. Namun hingga kini, pemain asal Jerman ini hanya mencatatkan satu penalti sepanjang kariernya bersama Chelsea.
Gol tersebut diciptakan dalam laga final Piala Dunia Antarklub 2021 silam. Mantan pemain Bayer Leverkusen ini hanya mencetak 29 gol dari 125 laga selama berseragam The Blues.
Pemain 23 tahun ini juga menjadi penentu kemenangan melawan Manchester City di awal debutnya. Namun, bos Graham Potter menegaskan striker yang salah tembak itu tidak bisa disalahkan atas kekalahan timnya.
"Saya pikir kita harus menyerang lebih baik sebagai satu tim dan itu tanggung jawab saya," kata Potter menanggapi kritik terhadap Havertz.
"Terlalu mudah untuk membesar-besarkan individu dan menyalahkan mereka. Ini kolektif, kita harus menciptakan lebih banyak kesempatan, berbuat lebih baik, dan itu dimulai dengan saya, membantu tim mendapatkan peluang yang lebih baik, lebih banyak peluang karena dengan begitu saya tidak meragukan kualitas permainan."
Sumber: Mirror
Penulis: Etza Niki Thalita (Peserta Magang Merdeka 2023)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Martin Odegaard Disebut Sekelas dengan Legenda Manchester City
Dikaitkan ke Premier League, Victor Osimhen Nyatakan Kebahagiaannya Bermain di Serie A
Chris Sutton Mengklaim Bruno Fernandes Tidak Layak Menjadi Kapten Manchester United Lagi
Ulah Penonton Penyusup Nyaris Cederai Andrew Robertson, Liverpool Ambil Sikap Tegas
Pilihan Masa Depan Mason Mount: Gaji Besar atau Jaminan Bermain?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Kamboja Punya Senjata Berbahaya, 2 Pemain Ini Bisa Merepotkan Indonesia
Tim Nasional 24 Juli 2026, 11:09
-
Saatnya Pembuktian! Rekam Jejak John Herdman Dibanding Pelatih Kamboja
Tim Nasional 24 Juli 2026, 10:20
-
Manchester United Capai Kesepakatan Pribadi dengan Manu Kone
Liga Inggris 24 Juli 2026, 10:09
-
Juventus Selangkah Lagi Lepas Lois Openda ke Lyon
Liga Inggris 24 Juli 2026, 09:39
-
Arema FC, Rajanya Piala Presiden
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 09:14
-
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juli 2026, 08:09

















