Ditinggal Mbuemo dan Wissa, Brentford Malah Gacor: Rosenior Puji Tangan Dingin Keith Andrews

Editor Bolanet | 17 Januari 2026 15:03
Ditinggal Mbuemo dan Wissa, Brentford Malah Gacor: Rosenior Puji Tangan Dingin Keith Andrews
Eks gelandang Liverpool yang kini bermain di Brentford, Jordan Henderson. (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Brentford datang ke markas Chelsea, Stamford Bridge dengan status yang mengejutkan banyak pihak. Skuad The Bees kini nyaman bertengger di posisi lima klasemen sementara Premier League.

Pencapaian ini menjadi sorotan tajam bagi Liam Rosenior jelang duel panas nanti. Pelatih Chelsea itu menyadari ancaman nyata yang dibawa oleh tim tamu yang sedang on fire.

Advertisement

Padahal, Brentford sempat diprediksi hancur lebur di awal musim 2025/26. Mereka kehilangan nahkoda Thomas Frank serta deretan bintang utama yang hengkang ke klub raksasa.

Namun, di bawah kendali Keith Andrews, prediksi degradasi itu mentah seketika. Rosenior, yang mengenal dekat sosok Andrews, mengaku sama sekali tidak kaget dengan fenomena ini.

1 dari 4 halaman

Hubungan Liam Rosenior dan Keith Andrews

Hubungan Liam Rosenior dan Keith Andrews

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior. (c) AP Photo/Dave Shopland

Hubungan kedua pelatih ini ternyata lebih dari sekadar rival di pinggir lapangan. Rosenior dan Andrews pernah bekerja sama sebagai rekan kerja di Sky Sports sebelum terjun penuh ke dunia kepelatihan.

Kedekatan personal inilah yang membuat Rosenior paham betul kualitas koleganya. Ia menilai Andrews memiliki gairah besar yang kini terpancar pada permainan Brentford.

"Dia (Andrews) telah melakukan pekerjaan hebat dengan Brentford, dan saya sungguh tidak terkejut dengan apa yang dia lakukan sejauh ini," ujar Rosenior memuji.

Rosenior menilai pengalaman Andrews dalam berbagai peran kepelatihan menjadi kunci suksesnya. Hal itu terbukti dari stabilitas tim meski ditinggal pilar penting.

"Saya sudah mengenal Keith dan melakukan percakapan yang sangat baik dengannya selama beberapa tahun terakhir. Saya punya hubungan baik dengannya. Dia pria yang baik," tambahnya.

2 dari 4 halaman

Bangkit dari Eksodus Pemain

Tantangan Andrews sebenarnya sangat berat saat mengambil alih kursi pelatih. Ia harus meramu tim yang kehilangan tulang punggungnya akibat eksodus massal.

Mulai dari Christian Norgaard yang ke Arsenal, hingga duo mematikan Bryan Mbuemo dan Yoane Wissa yang masing-masing hijrah ke Manchester United dan Newcastle.

Namun, Rosenior melihat ada sistem yang berjalan baik di tubuh lawan. Infrastruktur klub yang jelas memudahkan Andrews menerapkan filosofinya meski dengan wajah-wajah baru.

"Dia (Andrews) berada di klub yang bagus di mana mereka memiliki ide jelas tentang infrastruktur dan apa yang ingin mereka lakukan," analisis Rosenior.

"Menganalisis timnya, mereka sedang dalam performa bagus dan akan menjadi tantangan sulit bagi kami, tapi ini adalah laga yang sangat kami nantikan," tegasnya.

3 dari 4 halaman

Tim Tanpa Ego yang Berbahaya

Rekor tak terkalahkan dalam enam laga terakhir menjadi bukti sahih kekuatan Brentford. Rosenior melabeli lawannya itu sebagai "tim yang sesungguhnya" (proper team) di setiap fase permainan.

Kekuatan bola mati menjadi salah satu senjata mematikan yang diwaspadai Chelsea. Mulai dari lemparan ke dalam jarak jauh, tendangan bebas, hingga sepak pojok, semuanya dikelola dengan presisi.

"Mereka adalah tim tanpa ego, dalam artian yang paling positif. Mereka bekerja sangat keras untuk satu sama lain," puji Rosenior.

Kekompakan inilah yang membuat Brentford sulit ditembus. Semua pemain, tanpa terkecuali, mau turun membantu pertahanan saat dibutuhkan.

"Mereka sangat terorganisasi dengan baik, seperti setiap tim di Premier League," imbuhnya.

4 dari 4 halaman

Persiapan Detail Tanpa Celah

Chelsea memastikan tidak akan membiarkan celah sekecil apa pun di Stamford Bridge. Persiapan matang telah dilakukan staf pelatih demi meredam kejutan tamu.

Rosenior menjamin timnya telah membedah semua potensi ancaman yang mungkin dihadirkan Andrews.

"Kami bersiap untuk segalanya. Tidak ada batu yang terlewat (persiapan detail), tidak hanya dari saya, tapi dari semua staf saya," pungkas Rosenior.

LATEST UPDATE