Dominasi Domestik, Guardiola Sebut Man City Lebih Hebat dari Liverpool, MU, Chelsea, dan Arsenal
Richard Andreas | 2 Maret 2020 13:00
Bola.net - Manchester City membuat sejarah ketika mengalahkan Aston Villa 2-1 untuk menjuarai Carabao Cup 2019/20, Minggu (1/3/2020). Josep Guardiola tahu timnya begitu dominan di kompetisi domestik.
Betapa tidak, trofi Carabao Cup kali ini melengkapi hattrick juara Man City di kompetisi tersebut. Tiga musim terakhir, tidak ada yang bisa merebut trofi bergengsi itu dari tangan Guardiola dan timnya.
Selain tiga trofi Piala Liga itu, Guardiola pun telah menuntun Man City meraih dua gelar Premier League, satu FA Cup, dan dua Community Shields. Artinya, ada delapan trofi domestik yang diraih Man City sejak ditangani Guardiola -- dengan pengecualian trofi FA Cup 2017/18.
Apa kata Guardiola tentang catatan fantastis ini?
Delapan dari Sembilan
Guardiola tahu torehan itu spesial, meski tanpa Liga Champions. Man City sangat dominan di Liga Inggris dalam tiga musim terakhir, dua kali juara Premier League beruntun plus tiga kali juara Carabao Cup beruntun sudah cukup jadi bukti.
"Sejak kami mulai juara, dari sembilan kompetisi domestik terakhir yang kami mainkan, kami menjuarai delapan di antaranya," ujar Guardiola kepada BBC.
"Itu luar biasa. Sebelumnya tidak ada klub dalam sejarah kompetisi domestik, tanpa menghitung kompetisi Eropa, yang telah meraih jumlah gelar beruntun sebanyak kami."
Lebih Hebat?
Bagi Guardiola, keberhasilan Man City ini sudah menunjukkan konsistensi dan kerja keras mereka. Bahkan tim-tim terkuat dalam sejarah sepak bola Inggris tidak bisa menjaga dominasi domestik seperti Man City sekarang.
"Bahkan Liverpool terkuat di era 80-an tidak bisa melakukannya, Manchester United bersama Sir Alex Ferguson, atau Jose Mourinho [Chelsea], atau Arsene Wenger [Arsenal]," sambung Pep.
"Klub-klub itu luar biasa, tapi mereka tidak bisa meraih sembilan gelar juara beruntun, delapan di antaranya domestik."
Sulit Diulangi
Memang Guardiola menghitung Community Shield yang merupakan duel sebelum musim benar-benar dimulai, tapi tetap saja pertandingan itu sulit karena mempertemukan dua tim terkuat musim sebelumnya dalam kondisi belum ideal.
"Saya kira luar biasa, meraih delapan trofi dari sembilan edisi terakhir. Dan bakal sulit bagi siapa pun untuk melakukannya lagi, tidak hanya kami, tapi lawan-lawan kami," tutup Guardiola.
Sumber: BBC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41














