Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Editor Bolanet | 23 Februari 2026 08:15
Bola.net - Kemenangan dramatis Liverpool atas Nottingham Forest pada Minggu (23/2/2026) malam, lalu tak hanya menghasilkan tiga poin. Laga itu juga mencatat sejarah baru. Gol penentu dari Alexis Mac Allister membuat pertandingan Liverpool musim ini terasa paling “gila” di era Premier League.
Pertandingan di City Ground menjadi yang ketujuh kalinya hasil laga Liverpool ditentukan oleh gol pada menit ke-90 atau setelahnya. Catatan itu melampaui rekor klub mana pun di kasta tertinggi Inggris. Sebuah pencapaian yang sulit ditandingi.
Puncak drama terjadi di injury time babak kedua. Gol Mac Allister sempat dianulir VAR pada menit ke-88 karena handball. Ia tak goyah. Pada menit ke-97, ia menyambar bola muntah hasil tepisan Stefan Ortega dan memastikan kemenangan.
Hasil ini menjadi tekanan bagi pesaing di papan atas seperti Chelsea dan Manchester United. Liverpool memang tak tampil maksimal. Namun, tim asuhan Arne Slot menunjukkan mentalitas kuat hingga peluit akhir.
Rekor Gol Larut: Pedang Bermata Dua bagi The Reds
Statistik memperlihatkan betapa seringnya Liverpool terlibat drama di menit akhir. Dari tujuh gol penentu di pengujung laga, tiga berbuah kemenangan. Sisanya menghadirkan cerita berbeda.
Sebelum mengalahkan Forest, mereka lebih dulu menang dramatis atas Newcastle United pada Agustus dan Burnley pada September. Pola ini terus berulang. Liverpool kerap bermain di batas risiko.
Namun, rekor tersebut juga menyimpan sisi kelam. Empat kali mereka justru kalah akibat gol di masa injury time. Situasi ini menjadi alarm bagi lini belakang.
Kekalahan pahit itu datang saat menghadapi Crystal Palace, Chelsea, Bournemouth, dan Manchester City pada Februari lalu. Setiap menit terasa menegangkan. Musim ini, tak ada ruang lengah bagi Liverpool.
Konsistensi di Tengah Menurunnya Level Permainan
Secara permainan, Liverpool tidak dominan saat bertandang ke markas Nottingham Forest. Tuan rumah tampil agresif sejak awal. The Reds bahkan hanya mencatat dua tembakan di babak pertama.
Performa mereka memang belum setara dengan musim juara 2024-25. Namun, hasil akhir tetap memihak. Liverpool memenangi lima dari enam laga terakhir di semua ajang.
Dari 20 pertandingan terakhir, mereka hanya dua kali kalah. Angka itu menunjukkan konsistensi. Efektivitas menjadi senjata utama saat performa belum stabil.
Kemenangan di kandang Forest memperlihatkan kedewasaan tim. Mereka mampu bertahan di bawah tekanan. Asa untuk bersaing di zona elit pun tetap terjaga.
Persaingan Panas Menuju Liga Champions
Tambahan tiga poin membawa Liverpool ke posisi keenam dengan 45 angka. Jumlah itu setara dengan Chelsea dan Manchester United. Persaingan tiket Liga Champions semakin ketat.
Peluang menyalip terbuka lebar. Liverpool akan menghadapi tim papan bawah dalam tiga laga berikutnya. Situasinya berbeda bagi Chelsea yang harus melawan Arsenal, Manchester City, dan Manchester United.
Manchester United memiliki jadwal relatif lebih ringan. Meski begitu, Liverpool berpeluang menjegal mereka secara langsung. Pertemuan di Old Trafford pada Mei bisa menjadi laga penentu.
Dengan asumsi lima besar cukup untuk lolos ke Liga Champions, Liverpool memegang kendali atas nasib sendiri. Targetnya jelas. Mereka harus mengungguli setidaknya satu dari dua rival tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Viktor Gyokeres Cetak Brace ke Gawang Tottenham, Mikel Arteta Gak Kaget: Dia Emang Jago!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:38
-
Arsenal Babat Habis Tottenham, Mikel Arteta Full Senyum
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:25
-
Pujian Setinggi Langit Arne Slot untuk Rio Ngumoha: Tak Ada Pemain 17 Tahun Seperti Dia!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:16
-
Bukan Gol, Ini Rekor Unik William Saliba Saat Arsenal Hancurkan Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
-
Bojan Hodak Singgung Gol Persita yang Dianulir saat Persib Menang Tipis 1-0 di GBLA
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 10:45
-
Barcelona 3-0 Levante, Respon yang Sempurna dari Blaugrana!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:21
-
Misi Penyelamatan Finansial Blaugrana, Dua Nama Besar Masuk Daftar Jual Musim Panas 2026
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:20
-
Prediksi Leverkusen vs Olympiacos 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 10:04
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto2 2026, Yuk Support Mario Aji!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Jangan Lupa Dukung Veda Ega Pratama!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 09:57
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Thailand 2026 di Vidio, 27 Februari-1 Maret 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 09:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






