Dua Blunder Fatal Lawan Arsenal, Robert Sanchez Justru Dapat Perlakuan Ini dari Rosenior
Editor Bolanet | 15 Januari 2026 07:38
Bola.net - Liam Rosenior membuat pernyataan mengejutkan usai Chelsea takluk dari Arsenal di semifinal Carabao Cup, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Sang pelatih menolak menyalahkan Robert Sanchez secara terbuka.
Padahal, kiper asal Spanyol itu menjadi sorotan tajam setelah melakukan dua kesalahan fatal. Blunder tersebut berujung pada dua gol mudah bagi The Gunners.
Penampilan Sanchez malam itu seolah kembali ke versi lamanya yang penuh keraguan. Rasa gugup di lini belakang Chelsea menjadi celah yang dimanfaatkan lawan.
Namun, alih-alih murka, Rosenior justru memberikan pembelaan penuh. Ia menekankan bahwa kesalahan tersebut adalah konsekuensi dari instruksi yang ia berikan.
Saya yang Bertanggung Jawab!
Rosenior mengakui bahwa ia menuntut perubahan gaya main yang cukup drastis dari sang kiper. Ia sadar proses adaptasi tersebut membutuhkan waktu dan risiko.
Oleh karena itu, ketika kesalahan terjadi di lapangan, ia merasa itu adalah beban pelatih. Ia tidak ingin pemainnya merasa sendirian saat melakukan eror.
"Saya meminta hal-hal yang berbeda darinya , butuh waktu untuk memahaminya," ujar Liam Rosenior.
"Ketika pemain saya membuat kesalahan, sayalah yang bertanggung jawab," tegas Liam Rosenior.
Penyelamatan Penentu Harapan
Di balik sorotan negatif, Rosenior mengingatkan publik akan satu momen krusial Sanchez. Sang kiper melakukan penyelamatan gemilang saat skor berada di angka 3-1.
Aksi tersebut dianggap vital karena menjaga asa Chelsea tetap hidup untuk leg kedua. Jika gol itu terjadi, The Blues mungkin sudah tersingkir lebih awal.
"Rob adalah kiper yang sangat bagus, melakukan penyelamatan luar biasa saat skor 3-1 untuk menjaga kami tetap dalam persaingan," puji Liam Rosenior.
"Dia melakukan penyelamatan di babak kedua yang benar-benar kelas dunia, karena gol itu bisa saja menyingkirkan kami," tambah Liam Rosenior.
Hilang Fokus di Momen Kritis
Meski membela kipernya, Rosenior tak bisa menutupi kekecewaan soal cara timnya kebobolan. Gol-gol Arsenal dinilai lahir karena hilangnya konsentrasi kolektif.
Terutama pada gol ketiga lawan, Chelsea justru lengah saat sedang memegang kendali permainan. Situasi bola mati kembali menjadi momok yang menyakitkan.
"Kecewa kebobolan dari tendangan sudut, gol ketiga juga, padahal kami sudah kembali ke permainan dan berada di atas angin," keluh Liam Rosenior.
"Kami kehilangan fokus ," tutup Liam Rosenior.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Dapat Suntikan Tenaga, Enzo Fernandez Kembali ke Skuad Utama
Liga Inggris 17 April 2026, 11:14
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 19 April 2026
Liga Inggris 17 April 2026, 11:09
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Napoli vs Lazio - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 18 April 2026, 16:00
-
Jadwal Lengkap Balapan FIA World Endurance Championship 2026
Otomotif 18 April 2026, 15:30
-
Jadwal Lengkap GT World Challenge Asia 2026, Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah
Otomotif 18 April 2026, 14:30
-
Sean Gelael Pastikan Ikut Balapan GT World Challenge Asia 2026 di Seri Mandalika
Otomotif 18 April 2026, 13:30
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Belanda 2026 di Vidio, 17-19 April 2026
Otomotif 18 April 2026, 12:15
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 18 April 2026, 12:15
-
Aldi Satya Mahendra Targetkan WorldSSP Belanda 2026 Jadi Arena Comeback
Otomotif 18 April 2026, 12:00
-
Nonton Live Streaming Final Four Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 18 April 2026
Voli 18 April 2026, 11:40
-
Inter Milan jadi Tim Italia Pertama yang Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Italia 18 April 2026, 11:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00










