Dua Kali Imbang Lawan Tim Papan Bawah, Allegri Semprot Fokus Pemain Milan: Konyol!
Afdholud Dzikry | 12 Januari 2026 05:17
Bola.net - AC Milan kembali tersandung kerikil tajam di ajang Serie A. Rossoneri dipaksa bermain imbang 1-1 melawan Fiorentina, sebuah hasil yang memicu kekecewaan mendalam bagi Massimiliano Allegri.
Hasil ini seolah menjadi ulangan kisah kelam beberapa hari sebelumnya. Milan lagi-lagi harus puas berbagi satu poin melawan tim papan bawah, persis seperti saat mereka ditahan imbang Genoa dengan skor identik.
Dalam laga ini, gawang Milan bobol lebih dulu lewat sundulan Pietro Comuzzo. Beruntung, Christopher Nkunku mampu menyelamatkan wajah tim tamu lewat tembakan kerasnya usai menerima umpan terobosan Youssouf Fofana.
Jantung fans Milan bahkan nyaris copot di masa injury time. Sepakan Marco Brescianini menghantam mistar gawang, momen yang membuat Allegri memilih melenggang masuk ke lorong stadion bahkan sebelum peluit akhir berbunyi.
Sang pelatih tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. Ia menilai anak asuhnya jatuh ke dalam lubang kesalahan yang sama persis seperti pekan lalu.
Penyakit Lama yang Kambuh
Allegri menyoroti hilangnya fokus pemain saat pertandingan memasuki fase krusial. Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Milan justru kehilangan kendali permainan alih-alih berbalik menekan.
"Setelah tertinggal satu gol, kami punya kesabaran untuk membawa bola ke sepertiga akhir, tetapi setelah menyamakan kedudukan, kami membuat kesalahan yang sama seperti yang kami lakukan saat melawan Genoa," ujar Allegri kepada DAZN Italia.
Kesalahan mendasar dalam penguasaan bola menjadi sorotan utama sang allenatore. Ia menyayangkan keputusan-keputusan ceroboh pemainnya saat waktu masih tersisa cukup banyak.
"Masih ada tujuh menit tersisa dan dengan waktu sebanyak itu Anda tidak boleh kehilangan bola dengan mudah, Anda harus memainkannya dengan lebih baik di dekat area penalti. Para pemain tahu ini," tegasnya.
Adaptasi Jashari dan Curhat Modric
Laga ini juga menjadi panggung ujian bagi Ardon Jashari yang tampil sebagai starter menggantikan peran Luka Modric. Meski sempat kesulitan, Allegri tetap memberikan kredit positif bagi pemain yang baru pulih dari cedera tersebut.
"Saya pikir Jashari melakukannya dengan baik, dia belum banyak bermain setelah cedera serius, itu sama sekali tidak mudah," puji Allegri.
Namun, Allegri mengingatkan bahwa sepak bola Italia memiliki kerumitan taktis tersendiri. Hal ini bahkan dirasakan oleh pemain sekelas Luka Modric yang sempat mengeluhkan ketatnya penjagaan di Serie A.
"Dia (Jashari) memiliki banyak kualitas, dia perlu memahami sepak bola Italia, yang mungkin tampak sederhana dari luar, tetapi sangat sulit secara taktis. Banyak yang berjuang untuk menyesuaikan diri," imbuh eks pelatih Juventus tersebut.
"Saya bercanda dengan Luka Modric setelah pertandingan melawan Genoa, dia berkata dia tidak pernah memiliki seseorang yang menjaganya (man-marking) di mana-mana. Sepak bola Italia sangat sulit untuk itu," kenangnya.
Rotasi Pemain dan Target Empat Besar
Milan memang tampil dengan wajah berbeda karena sejumlah pilar seperti Modric, Adrien Rabiot, dan Rafael Leao diistirahatkan. Allegri menilai langkah ini krusial untuk menjaga kebugaran tim dalam jangka panjang.
"Tim menghabiskan banyak energi di babak pertama, Loftus-Cheek, Jashari, Ricci, dan Estupinan bermain dengan baik, kami perlu mengistirahatkan beberapa pemain yang menjadi pemain reguler sejauh musim ini," jelasnya.
"Dibutuhkan kesabaran, karena kami ingin mencapai akhir Mei di empat besar, dan itu tidak mudah," pungkas Allegri menutup pembicaraan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST UPDATE
-
Kalahkan AS Roma, Peruntungan Manchester United Diyakini Bakal Berbalik
Liga Champions 3 November 2026, 09:00
-
Jamu AS Roma, Manchester United Usung Misi Kebangkitan!
Liga Champions 3 November 2026, 08:40
-
Jamu Inter Milan, Feyenoord Usung Misi Balas Dendam
Liga Champions 3 November 2026, 08:20
-
AS Roma Enggan Sepelekan Manchester United yang Lagi Babak Belur!
Liga Champions 3 November 2026, 07:40
-
Jamu Aston Villa, Barcelona akan Kembali Andalkan Raphinha
Liga Champions 3 November 2026, 07:20
-
Anthony Gordon Peringatkan Barcelona: Aston Villa Bukan Lawan yang Enteng!
Liga Champions 3 November 2026, 06:40
-
Tantang Barcelona, Lamine Yamal Bukan Satu-satunya Ancaman untuk Aston Villa!
Liga Champions 3 November 2026, 06:20
-
Berstatus Tim Underdog, Aston Villa Siap Buat 'Keributan' di Kandang Barcelona
Liga Champions 3 November 2026, 06:00
-
Usai Kalah di Derby, Inter Milan Bidik Misi Kebangkitan di Kandang Feyenoord
Liga Champions 3 November 2026, 05:40
-
Bos Feyenoord Waspadai Inter Milan yang Lagi Terluka
Liga Champions 3 November 2026, 05:19
-
Hasil Pakhtakor vs Al Nassr: Tanpa Cristiano Ronaldo, Joao Felix Pimpin Pesta Gol
Asia 3 November 2026, 00:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




