Dukungan Eriksson untuk Lindelof
Dimas Ardi Prasetya | 29 Agustus 2018 20:54
- Eks manajer timnas Inggris Sven-Goran Eriksson mengakui Victor Lindelof memang tampil jelek lawan namun ia menyebut defender itu sebenarnya pemain yang berkualitas.
Sejak didatangkan ke Manchester United, Lindelof belum bisa menemukan performa terbaiknya. Ia pun akhirnya keluar masuk tim utama Setan Merah.
Pada musim ini, Jose Mourinho berusaha memberikannya kepercayaan lebih. Ia pun dimainkan di laga lawan Leicester City dan United berhasil meraih kemenangan di laga itu.
Kemudian ia dimainkan lagi saat lawan Brighton. Namun performanya buruk hingga akhirnya United kalah 3-2.
Jelek Lawan Spurs

Mourinho kemudian mencadangkan bek asal Swedia saat melawan Tottenham. Namun ia kemudian masuk sebagai pemain pengganti.
Ia masuk pada menit 58. Lindelof menggantikan Phil Jones pada menit 58. Namun ia gagal membantu MU membendung Spurs hingga akhirnya kalah 3-0.
Saya harus mengatakan ia melakukan dua kesalahan besar pada pertandingan terakhir, dan ia beruntung ia bisa lolos dengan hal itu, katanya pada Sky Sports.
Tapi Anda tentu tidak mengharapkan itu darinya, sambung Eriksson.
Pemain Berkualitas

Eriksson kemudian menyebut Lindelof sebenarnya pemain yang bagus. Kemampuannya sudah terbukti saat ia bermain bagi timnas Swedia.
Contohnya adalah saat ia bermain di Piala Dunia 2018 kemarin. Ia sukses membantu Swedia melangkah cukup jauh.
Tapi kita berbicara tentang pemain sepakbola yang sangat bagus. Untuk Swedia ia fantastis, mereka sampai ke perempat final Piala Dunia, ucapnya.
Ia penting dalam kualifikasi. Ia pemain hebat, tidak ada keraguan tentang itu, tegasnya.
Butuh Bantuan Manajer

Lindelof sendiri sempat mendapatkan kritikan dari beberapa pihak akibat performanya yang tak sesuai harapan. Namun Eriksson kemudian mengatakan bahwa di saat-saat sulit seperti sekarang ini Mourinho harus mendukungnya sepanjang waktu.
Ketika Anda dikritik sebagai pemain atau pelatih, hidup itu sulit. Anda harus bisa bangkit tetapi jika Anda tidak memiliki manajer atau pelatih yang membela Anda, hidup menjadi lebih sulit, jauh lebih sulit, ujarnya.
Jadi saya pikir saya, sekarang saya berbicara tentang saya, di semua tim yang pernah saya perkuat jika itu sebuah klub, Anda harus membela pemain Anda dengan segala cara karena jika Anda tidak melakukan itu, siapa yang akan membela mereka? Istri, atau ibu atau ayah, ya tetapi Anda tetap harus bersama mereka, tandasnya.
(sky/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











