Dybala Dianggap Sengaja Patok Gaji Tinggi Agar MU Mundur Teratur
Yaumil Azis | 14 Agustus 2019 01:00
Bola.net - Kegagalan Manchester United memboyong pemain Juventus, Paulo Dybala, juga mendapat perhatian dari Ian Wright. Mantan pemain Arsenal tersebut merasa bahwa Dybala memang sengaja mematok bayaran tinggi agar MU berhenti mengejarnya.
Rumor soal kedekatan Dybala dengan Manchester United terkuak beberapa pekan sebelum bursa transfer Premier League ditutup. Juventus dikabarkan ingin menjadikannya sebagai alat tukar untuk mendapatkan penyerang asal Belgia, Romelu Lukaku.
Juventus sudah menemukan kesepakatan dengan Lukaku, tapi tidak berlaku untuk sebaliknya. Dybala dikabarkan mematok bayaran tinggi, sebesar 12 juta euro per tahun, yang sulit untuk dipenuhi oleh klub berjuluk the Red Devils tersebut.
Alhasil, kesepakatan pun tak terjadi. Lukaku lalu memilih berlabuh di Inter Milan yang berhasil mencapai kesepakatan dengan Manchester United soal harga. Seperti yang diketahui, Inter Milan lebih dahulu memburu Lukaku sebelum Juventus masuk dalam perburuan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Dybala Sengaja Minta Gaji Tinggi
Perbincangan soal Dybala bisa dianggap telah berlalu, namun Ian Wright masih ingin menyampaikan pendapatnya soal itu. Menurut sosok berumur 55 tahun tersebut, Dybala memang sengaja mematok bayaran tinggi untuk memaksa Manchester United mundur.
"Saya pikir Manchester United tidak pernah mengalami masalah untuk menarik perhatian orang begitu mereka menginginkan mereka," tutur Wright kepada BBC 5 Live.
"Saya pikir Paulo Dybala tidak inign ke sana, dan permintannya hanya untuk memastikan bahwa dirinya tidak ingin ke sana. Saya tak melihat Dybala sebagai pemain Man United," lanjutnya.
Penolakan Disambut Suka Cita
Penolakan Dybala ini sempat membuat publik merasa bahwa the Red Devils sudah tidak memiliki daya pikat di mata pemain-pemain hebat seperti dulu. Sehingga, tidak sedikit penggemar Manchester United yang kecewa dengan batalnya kepindahan Dybala.
Tapi Ferdinand tidak termasuk dalam barisan orang-orang kecewa tersebut. Sosok yang pernah memperkuat Manchester United sebagai bek itu menganggap Dybala tidak pantas bermain di Old Trafford.
"Saya senang dia tidak datang, karena anda tak punya material yang saya inginkan dari seorang pemain Man United," tegas Ferdinand kepada Daily Star.
"Saya ingin seseorang yang datang berpikir: 'Man United harus kembali menjadi tim yang besar, saya ingin menjadi penyebab perubahan. Seperti itulah tipe orang yang saya inginkan muncul dari pintu masuk," tandasnya.
(Metro News)
Baca Juga:
- Manchester United vs Chelsea: Pogba Tetap Dikritik Walau Cetak Dua Assist
- Mau Gianluigi Donnarumma, MU dan PSG Diminta Siapkan Rp 802 Milyar
- Lampard Tak Ingin Chelsea Banyak Alasan Lawan Liverpool
- Phil Neville: Terlalu Dini Membandingkan Harry Maguire dengan Virgil van Dijk
- Milinkovic-Savic Tak Menyesali Kegagalannya Pindah ke MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














