Eks Kapten Chelsea Tak Kaget Mourinho Lengser
Editor Bolanet | 18 Desember 2015 13:35
Mourinho, manajer tersukses dalam sejarah klub, pergi dari Stamford Bridge dengan kesepakatan bersama kedua belah pihak, usai Chelsea kalah sembilan kali dari 16 pertandingan di Premier League.
Jauh dalam hati, saya tidak terkejut. Saya kira kekalahan terakhir di Leicester, bukan hanya kekalahan biasa, namun cara mereka menelan kekalahan itu, sudah memberikan banyak pertanda, jelas Elliott pada Omnisport.
Manajemen klub sudah amat sabar sebelumnya. Selalu ada niat baik dari mereka, dengan mempertahankan stabilitas dan kesuksesan.
Mereka sudah berulangkali mendukungnya. Namun sembilan kekalahan benar-benar tak bisa diterima. Pada akhirnya, seperti semua manajer, ini hanya tentang hasil akhir. Saya kira para pemain membutuhkan suntikan semangat baru. Mourinho sendiri akan jadi lebih baik usai pengalaman ini. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














