Eks Manajer Chelsea Ungkap Kelemahan Kubu Conte
Rero Rivaldi | 14 Februari 2017 15:00
Bola.net - - Titik lemah belum lama ini ditemukan oleh mantan manajer mereka, Ruud Gullit.
Tim asuhan Antonio Conte tak terhentikan musim ini, dengan hanya menelan satu kekalahan di 19 laga Premier League, sejak menggunakan formasi 3-4-3.
Namun demikian, mereka beruntung bisa menghindar dari kekalahan di Turf Moor ketika bermain imbang 1-1 pekan lalu. Dan menurut Gullit, laga tersebut sudah menunjukkan bahwa Chelsea memiliki titik lemah di sisi kiri.
Sayap kiri Chelsea, tidak disiplin ketika bertahan jika dibandingkan dengan sayap kanan. Eden Hazard selalu bergerak ke dalam dari sisi kiri - jauh dari yang dilakukan Pedro - dan ini yang terjadi di Turf Moor. Hal itu membuat Marcos Alonso bisa menyerang dan memberikan mereka opsi baru, tutur Gullit di BBC.
Namun karena Hazard sering menyerang, Alonso kadang terisolasi ketika The Blues kehilangan penguasaan bola.
Gullit, yang memenangkan Piala FA bersama Chelsea di 1997, juga berpikir bahwa Alonso tak sama bagusnya seperti Victor Moses.
Alonso tidak sekuat bek kanan mereka, Victor Moses, ketika kita berbicara soal tugas mundur dan membantu para pemain belakang. Saya melihatnya dan berpikir dia lebih cocok dimainkan sebagai sayap kiri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















