Eks MU Sebut Kepergian Lukaku Hal Biasa, Hanya Dibikin Heboh
Richard Andreas | 9 Agustus 2019 16:00
Bola.net - Romelu Lukaku dinilai sebagai contoh teranyar pemain yang harus meninggalkan Manchester United karena tidak punya kesempatan bermain. Lukaku disebut tidak cukup bagus untuk Setan Merah.
Pandangan ini disampaikan oleh salah satu legenda MU, Ryan Giggs. Menurutnya, usaha pemain meninggalkan skua Setan Merah bukanlah hal baru. Giggs yakin Lukaku sudah menyadari situasinya sendiri.
Lukaku akhirnya berlabuh di Inter Milan untuk bermain di bawah pelatih yang menginginkannya, Antonio Conte. Tentu, Lukaku berharap bisa mendapatkan menit bermain reguler dengan membela Nerazzurri.
Giggs yakin keputusan itu sudah tepat. Jika bertahan di MU, karier Lukaku mungkin meredup. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sudah Biasa
Lukaku bukanlah pemain hebat pertama yang terpaksa meninggalkan Old Trafford, dan tidak akan jadi yang terakhir. Giggs yakin perubahan MU di bawah Solskjaer jadi penyulut utama kepergian Lukaku.
"Pada kasus Lukaku, dengan gaya bermain yang diinginkan Ole [Solskjaer], dengan adanya Anthony Martial di depan, dengan Marcus Rashford dan Mason Greenwood, Lukaku mungkin memandang situasi ini dan berpikir: 'mungkin saya tidak akan mendapatkan banyak kesempatan bermain'," tutur Giggs kepada PA Sport.
"Dia bukanlah tipe pemain yang rela dirotasi. Dia merupakan pemain yang ingin memainkan setiap pertandingan, dan dia akan mencetak banyak gol, tapi dia tidak mau jadi cadangan."
Bukan Hal Baru
Giggs yakin Solskjaer dan Lukaku berada dalam halaman yang sama. Keduanya tahu bahwa Lukaku tidak akan bermain reguler. Kepergian Lukaku merupakan keputusan terbaik.
"Saya kira Ole sudah memahami situasi itu [Lukaku tidak jadi inti] dan Lukaku sendiri sudah memahaminya," lanjut Giggs.
"Namun, selama bertahun-tahun, sudah ada banyak pemain MU yang ingin pergi, itu bukan hal baru. Hanya saat ini kepergian Lukaku lebih disorot karena situasi MU tidak sebaik 10-15 tahun lalu," tandasnya.
(Sport/Richard Andreas)
Baca Juga:
- Total Transfer The Big Six: MU Buang Uang, Arsenal Agresif, Liverpool Buncit
- Jurgen Klopp Bandingkan Liverpool dengan Class of '92 MU, Ada Kemiripan?
- 2 Mantan Pemain MU Mendukung Penjualan Romelu Lukaku, Ini Alasannya
- Pengakuan Toni Kroos: Secara Lisan Sepakat ke Manchester United
- Lukaku Tinggalkan MU, Waktunya Alexis Sanchez Bersinar?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20











