Eks Pelatih Premier League Sindir Ruben Amorim: Filosofinya di Manchester United Gagal, Klaim Dirinya Lebih Baik!
Asad Arifin | 21 Agustus 2025 04:26
Bola.net - Performa Manchester United di bawah asuhan Ruben Amorim kembali menuai sorotan. Kali ini, kritik datang dari eks manajer Premier League, Sean Dyche. Mantan pelatih Burnley dan Everton itu menilai pendekatan taktik Amorim di Old Trafford sejauh ini tidak berhasil.
Dyche bahkan berani menyatakan dirinya bisa memberikan hasil yang lebih baik. Dengan mengandalkan formasi klasik 4-4-2, ia percaya United akan mampu meraih lebih banyak kemenangan jika ia yang duduk di kursi pelatih.
Meskipun dikenal sebagai pelatih dengan gaya permainan sederhana dan pragmatis, Dyche yakin pendekatan tersebut justru lebih sesuai dengan karakter skuad Setan Merah saat ini ketimbang filosofi yang diterapkan Amorim.
Kritik Dyche mencuat di tengah inkonsistensi Manchester United. Selama sembilan bulan menangani tim, Amorim hanya mampu mencatatkan 16 kemenangan dari 43 pertandingan.
Rasio kemenangan sebesar 37 persen itu dijadikan Dyche sebagai bukti bahwa proyek jangka panjang Amorim di Old Trafford patut diragukan.
Dyche: 4-4-2 Lebih Efektif daripada Filosofi Amorim
Dalam podcast No Tippy Tappy Football bersama Sam Allardyce, Dyche tanpa ragu menyebut filosofi Amorim gagal diterapkan di United.
"Saya mungkin akan dikritik habis-habisan, tetapi saya yakin saya bisa memenangkan lebih banyak pertandingan dengan skuad yang bermain dengan formasi 4-4-2," kata Dyche dikutip dari Mirror.
"Orang-orang terus membicarakan filosofinya dan itu tidak berhasil. Tidak masalah jika hanya bermain lima atau 10 pertandingan, tetapi begitu mencapai 20 pertandingan, itu jelas tidak berhasil," sambungnya.
Meski United sudah mengeluarkan dana lebih dari £200 juta untuk merekrut pemain baru, Dyche menilai akar persoalan tetap terletak pada filosofi sang pelatih.
Menurutnya, komposisi skuad saat ini tidak sepenuhnya cocok dengan skema tiga bek yang diusung Amorim. Namun, Dyche juga memberi pujian kepada manajemen United yang tetap bersabar dan konsisten mendukung proyek jangka panjang sang manajer asal Portugal.
Manchester United Masih Rapuh, Amorim di Bawah Tekanan
Musim lalu, Manchester United sempat terancam terperosok ke zona degradasi Premier League. Mereka akhirnya menutup musim dengan 18 kekalahan dan hanya mampu finis di peringkat ke-15.
Meski mendapat tambahan amunisi baru pada bursa transfer, perjalanan United musim ini kembali dimulai dengan catatan buruk setelah takluk 0-1 dari Arsenal pada pekan pembuka.
Dyche menilai situasi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa proyek Amorim masih jauh dari kata matang. Ia bahkan membandingkannya dengan Pep Guardiola, yang juga sempat kesulitan di musim perdana bersama Manchester City, namun akhirnya mampu berkembang hingga meraih gelar liga.
Perbedaannya, Guardiola mampu menunjukkan progres nyata, sedangkan Amorim masih berkutat dengan eksperimen taktik yang belum menghadirkan stabilitas.
"Di satu sisi, saya suka fakta bahwa mereka tetap berpegang teguh pada prinsip mereka, dan ini Man United. Anda berada di bawah tekanan besar untuk melakukannya dengan benar," pungkas Dyche.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
Beda Sikap dengan Jadon Sancho, Rasmus Hojlund Justru Percepat Jalan Keluar dari Manchester United
Kai Havertz Cedera Lutut, Arsenal Dihadapkan pada 3 Masalah Jelang Duel Kontra Leeds United
Cerita Hubungan Ferguson dengan Wilfried Zaha di Manchester United
Legenda Sendiri Pesimis: Kurang Yakin Liverpool Bisa Juara Lagi
Tak Ada Kata Puas Dalam Kamus Mohamed Salah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Masukkan Christopher Nkunku dan Fikayo Tomori ke Daftar Jual AC Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 06:07
-
Cuma Semusim, Tijjani Reijnders Tinggalkan Manchester City ke Arab Saudi
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 05:30
LATEST UPDATE
-
Dusan Vlahovic Resmi Gabung Besiktas, Begini Pesan Perpisahannya untuk Juventus
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:15
-
Tottenham Tertarik Cody Gakpo, Liverpool Hadapi Masalah Kedalaman Skuad
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:45
-
Djed Spence Tiba di Italia, Segera Rampungkan Transfer ke Inter Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:23
-
Pengaruh Miralem Pjanic di Balik Kepindahan Kerim Alajbegovic ke Juventus
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:17
-
Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:15
-
Eva Carneiro Tanggapi Jose Mourinho dan John Terry soal Kontroversi Chelsea 2015
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:04
-
Michael Carrick Kirim Pesan Tegas ke Man United: Masih Butuh Tambahan Pemain
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 10:45
-
Arsenal Mulai Negosiasi Victor Osimhen dengan Galatasaray
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 10:15
-
Curtis Jones Bisa Ikuti Jejak Roberto Firmino Jika Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 10:05
-
Napoli Capai Kesepakatan untuk Rekrut Bek Chelsea
Liga Italia 14 Agustus 2026, 09:45
-
Bagaimana Evaluasi Ruben Amorim Pengaruhi Aktivitas Transfer AC Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 09:15
-
Jeremy Doku Resmi Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2031
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 09:15
-
Dari Juara Premier League ke League One, Leicester City Kini Dijual
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 08:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





